Honeymoon Ke Bandung: Menyenangkan!

Istilah honeymoon atau bulan madu selalu diartikan akan sebuah perjalanan untuk pasangan yang baru saja menikah. Beberapa pasangan melakukan hal ini sebagai bentuk merayakan pernikahan mereka, entah sekedar berkunjung ke hotel di kotanya ataupun melakukan perjalanan ke kota atau pulau disekitarnya.

Ga sedikit dari orang-orang disekelilingku yang melakukan honeymoon ke Bali. Iya, Bali menjadi pulau yang punya daya tarik tersendiri bagi setiap pasangan. Katanya, indahnya dan romantisme suasana Bali dengan banyaknya wisata dan kulinernya, membuat mereka memilih honeymoon ke pulau ini.

Aku menjadi salah satu yang melakukan honeymoon bersama pasangan. Namun bukan ke Bali, melainkan ke Bandung. Tapi tetap seruuu kok! Sebagai pasangan yang hobinya sama-sama makan, tentu saja Bandung menjadi kota pilihan. Selain karena jaraknya dekat, Bandung memiliki banyak kuliner yang enak dan legendaris. Juga punya berbagai pilihan hotel yang aesthetic, nyaman dan mengesankan.

Perjalanan ke Bandung

Sehari setelah melangsungkan acara pernikahan, aku bersama suami langsung gas pol ke Bandung dengan menaiki gopar alias Argo Parahyangan pada pukul 08.10. Tentu saja kami sangat excited dengan perjalanan ini. Selain karena butuh merefresh diri dari penatnya pikiran dalam mengurus pernikahan, tentu saja ingin menjelajah suatu kota bersama. Finally aku punya travel-mate abadi! xixie

Kereta kami tiba di Stasiun Bandung pada pukul 10.57, dimana selama disana alih-alih honeymoon biasanya menyewa mobil biar romantis, kami malah menyewa motor xixie! Tapi hal ini tidak menjadi masalah bagiku, karena aku menyukainya. Motor yang kami sewa sudah tiba sesuai jam yang kami inginkan, jadi kami langsung ke parkiran untuk serah terima. Setelah itu, yuk cusss!

Baca juga: Backpacker ke 4 Kota Dalam Waktu Singkat

Day 1

Tujuan awal kami adalah kulineran di pasar Cihapit. Fyi, pasar Cihapit sekarang terkenal dengan berbagai wisata kuliner yang legendaris. Malah katanya disini ada warung nasi yang jadi kesukaannya Presiden Soekarno lho! Jadi setelah mengumpulkan list yang rasanya tertarik ingin di coba, kami menjadikan lokasi ini sebagai destinasi pertama.

Disini, kami mampir ke Bakmi Tjokin terlebih dahulu. Uniknya, bakmi ini menggunakan mie kecil yang kenyal. Kami memesan yamin asin, dengan paket komplit. Yang paling kami suka dari toppingnya adalah suikiaw. Lezat banget, kamu harus coba sih!

Bakmi Tjokin
Bakmi Tjokin

Bagi kami berdua, makan itu haruslah nasi. walaupun sudah makan mie, tapi rasanya tetap kurang hehe setelah dari Bakmi Tjokin, sambil berjalan melihat sekeliling pasar Cihapit, kami memutuskan untuk makan siang di Warung Bu Eha. Warung nasi ini legendaris banget karena sudah ada sejak tahun 1947. Bahkan ketemu sama Ma Eha nya yang masih sehat loh! Makan di warung ini benar-benar nikmat, kemarin kami memesan satu porsi nasi saja dengan lauknya cumi hitam, pepes jamur, urap dan bakwan udang terus ga lupa ditambah dengan sambal dadaknya. Beuh juara pisan!

Warung Nasi Bu Eha
Warung Nasi Bu Eha

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Pasar Cihapit Bandung

Setelah puas kulineran, kami baru melanjutkan perjalanan ke hotel untuk checkin. Kami menginap di Blackbird Hotel, salah satu hotel impianku untuk berstaycation. Kesan pertamaku pada hotel ini adalah minimalist. Bentuknya yang terlihat mungil, namun ternyata dalamnya luas! Rasanya bahagia bisa menginap disini.

Dalam perjalanan menuju hotel, tidak lupa kami mampir ke indomaret untuk membeli cemilan dan air mineral. Berhubung kamar yang kami pesan ada bathtubnya, kami sudah niat ingin berendam sambil chill sejenak. Bahkan aku sampai memesan bubble bath yang varian coffee biar semakin terasa nyaman. Aromanya wangi sekali, menyenangkan dan menenangkan.

Sarapan disini surprisingly enak! Menu main coursenya terbagi menjadi 2, yaitu Indonesia dan American. Menu Indonesia sudah pasti nasi goreng, mie goreng dan lauk pauk lainnya. Sedangkan untuk menu American tersedia aneka bakery dan pastry. Ada bagian dessert, minuman, dan omelete yang harus di request terlebih dahulu.

Aku bahkan sampai bolak balik ambil makanannya hihi πŸ˜€ restonya di desain dengan konsep open space jadi sejuk banget rasanya dan setiap sudutnya sangat menarik. Tentu saja setelah cape semalaman, paginya dapat makan nikmat tuh jadi nambah energi lagi xixie! Nice pokoknya untuk rasanya. Kamu bisa baca tentang Blackbird Hotel disini ya.

Baca juga: Staycation Mewah di Nuanza Hotel Cikarang

Day 2

Setelah menginap semalam di Blackbird Hotel, selanjutnya kami berpindah tempat. Kok pindah tempat? Iya, biar ganti suasana aja. Alesan lainnya karena biar sesuai sama budget sih! Hahaha πŸ˜€ Tapi sebelum itu, kami menyempatkan lagi untuk kulineran ke kota. Liwetan di Nasi Liwet Bu Lita Saparua Khas Bandung yang ada di Jl. Ternate. Jujur, nasi liwet disini rasanya nikmat. Bumbunya terasa, lauknya beraneka ragam, dan sambalnya yang makyos. Pantes aja rame banget yang datang kesini.

Nasi Liwet Ibu Lita
Nasi Liwet Ibu Lita

Karena masih banyak waktu yang tersedia, kami pun menyempatkan datang ke dua museum yang ada di tengah kota Bandung, yaitu Museum Schoemkker dan Museum Geologi. Duh bisa bisanya kesini sih haha!

Lalu ga jauh dari museum, kami mampir lagi untuk makan bakso cuanki serayu yang terkenal se-Bandung raya itu. Setelah sekian lama akhirnya aku bisa datang kesini juga! xixie. Isian cuankinya banyak, kuahnya segar dan gurih. Disini juga ada batagor kuah dan kering. Kami memesan yang batagor kering dengan bumbu kacang. Umm yummy!

Bakso Cuanki Serayu

Sudah puas jalan-jalan hari kedua ini, kami menuju ke penginapan selanjutnya yaitu The House Tour Hotel – Uphill. Ini kedua kalinya aku menginap disini. Rasanya tetap seru dan menyenangkan! Suasana kali ini berbeda, karena bersama suami xixie Aku juga sudah pernah menulis mengenai hotel ini, kamu bisa baca disini ya.

Untuk hari selanjutnya lebih seru lagi karena kita jalan-jalan ke Pangalengan! Whoaa akhirnya liat yang hijau-hijau segar~ seru banget perjalanannya. Rasanya puas untuk perjalanan pertama singkat bersama partner hidup πŸ˜€ Alhamdulillah.. dan ingin terus menjelajah bersama lagi!

Penutup

Entah kemanapun dan dimanapun kamu ber-honeymoon dengan pasangan kamu, selama kamu merasa nyaman dan aman maka perjalanan akan tetap seru kok! Buktinya, walaupun honeymoon ku tidak ke Bali seperti kebanyakan orang, tapi ku akui perjalananku kali ini sangat mengesankan. Alhamdulillah! Sesuaikan budget, jangan sampai memaksakan yaa hihi Selamat bersenang-senang~

Cheers,

Jastitahn

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s