La Riviera PIK 2, Kawasan Pertokoan Bernuansa Eropa

Belakangan ini, Pantai Indah Kapuk menjadi sorotan masyarakat dalam berbagai pembangunan yang terkesan mewah. Bagaimana tidak, di kawasan ini kita bisa melihat gedung-gedung megah menjulang, perumahan mewah, jembatan penghubung antara Jakarta dan Tangerang, sekolah besar nan megah hingga mall sekalipun. Infrastruktur yang dibangun memiliki pesona tersendiri. Ada juga keindahan Pantai Pasir Putih yang kini menjadi tujuan wisata ketika berkunjung kesini.

Kawasan ini banyak memiliki spot-spot menarik yang mampu menghipnotis masyarakat. Apalagi mulai disediakannya Ruang Terbuka Hijau dan banyaknya pilihan kuliner dan restoran instagramable yang seakan tak ada habisnya, seperti di Cove at Batavia. Baru-baru ini, ada salah satu tempat yang aku kunjungi di kawasan PIK. Tempat ini cukup membuatku terkesima dan seakan membawaku menghayal berada dalam vibes Eropa yang hangat. Ya, nama tempatnya adalah La Riviera.

Tentang La Riviera

La Riviera adalah sebuah Rumah Toko alias Ruko yang didesain dengan gaya ala ala seperti di Belanda. Ruko-ruko tersebut dirancang dengan arsitektur khas Eropa yang berjejer rapi dan sangat instagram-able. Bahkan ditengahnya pun dilengkapi dengan kanal atau sungai yang membelah dua area ruko beserta jembatan diatasnya. Di sungai ini juga, kita bisa mencoba wahana perahu atau bebek-bebekan. Wah benar-benar serasa di Eropa bukan?


Daya tarik lainnya di La Riviera baru baru ini adalah adanya event PIK WonderFest yang menyajikan berbagai kuliner gerai makanan dan minuman khususnya sate, yang bisa di nikmati. Katanya PIK WonderFest ini akan dijadikan annual event yang menghadirkan berbagai konsep kuliner, fashion, musik, dan lainnya. Namun aku tidak mengetahui pastinya, apakah gerai kuliner pun akan tetap bisa meramaikan tempat ini atau tidak ketika event tersebut berakhir.

Alamat La Riviera

Kawasan La Riviera sudah termasuk kedalam provinsi Banten, karena letaknya yang sudah melewati Jembatan Penghubung Jakarta – Banten, tepatnya berada di Teluknaga, Lemo邮政编码:, 15510.

Waktu Operasional La Riviera

Karena La Riviera ini merupakan kawasan Ruko, sehingga tidak ada jam buka yang ditetapkan. Namun akan lebih baik jika kamu datang ke lokasi ini pada waktu pagi hari pukul 06.00 – 10.00 atau sore hari, sekitar pukul 16.00 – 17.00. Kamu akan melihat moment matahari terbenam di ujung sana dan akan membuat foto mu lebih bercahaya dan dramatis.

Cara Menuju La Riviera

Sebenarnya belum ada transportasi publik yang melewati kawasan PIK, sehingga akan lebih baik jika menggunakan kendaraan pribadi agar lebih efisien. Namun apabila kamu menggunakan transportasi publik, maka:

  1. Kamu bisa turun di Stasiun Rawa Buaya ataupun Stasiun Jakarta Kota. Jarak tempuh dari kedua stasiun ini kurang lebih hampir sama.
  2. Jika dari Stasiun Jakarta Kota, bisa di lanjut dengan menaiki Trans Jakarta 1A (Balai Kota – Pantai Maju) arah Pantai Indah Kapuk (PIK) pada halte busway Kota yang mengarah ke utara di seberang Museum Bank Mandiri. Selanjutnya, kamu bisa turun di halte busway PluitPantai Indah Kapuk (PIK), atau Pantai Maju. Dan meneruskan kembali perjalanan menggunakan Ojek Online.
  3. Jika dari Stasiun Rawa Buaya, maka kamu bisa meneruskan perjalanan menggunakan Trans Jakarta koridor 9 arah Pluit. Lalu turun di halte busway Penjaringan untuk transit naik bis TransJakarta 1A.

Kesimpulan

Berkunjung ke La Riviera ini menjadi salah satu tujuan wisata yang bisa dilakukan di kala weekend. Kamu bisa sedikit merasakan suasana ala eropa yang mengagumkan dan menikmatinya bersama keluarga ataupun teman. Yuk rencanakan weekend mu ke kawasan PIK! Selamat jalan-jalan~

Cheers,

Jastitahn

Impian Mengexplore Ternate Bersama Teman Hidup Traveloka

Investment in travel is an investment in yourself.

Bagiku traveling adalah sebuah bentuk investasi untuk diri sendiri. Kita dapat memiliki pengalaman yang berharga dan tentu ada banyak hal yang bisa kita pelajari dalam sebuah perjalanan. Melihat berbagai tempat baru, menyadari hal dan kebiasaan baru, menjalin pertemanan, menghargai waktu, dan lainnya. Hal-hal ini yang dapat membuat kita merasa lebih mandiri dan menjadi orang dengan perspektif baru setiap saatnya.

Traveling ke berbagai kota di Indonesia adalah satu hal yang selalu melekat dalam diri dan pikiranku. Rasanya aku ingin sekali menjelajah semua kota yang ada. Apalagi jika bisa dilakukan bersama #TemanHidup yang mendukung untuk melakukan berbagai perjalanan ini. Yuk InsyaAllah.. dalam waktu dekat ya! 🙂 Hampir setiap hari aku membuka google maps hanya untuk eksplor secara virtual serta melihat bagaimana kondisi dan suasana yang ada di daerah tersebut. Selalu aku sempatkan pula untuk melihat destinasi wisata dan kuliner yang ada.

Kalau dipikir-pikir aku sangat tertarik untuk bisa mengexplore Maluku, khususnya Ternate. Kalau ada yang nanya, Kenapa sih mau ke Ternate?

  1. Ternate merupakan Kota yang unik berdiri tepat di kaki pulau Gunung Gamalama. Ukurannya tidak luas namun memiliki banyak destinasi dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Seperti pantai-pantai dengan air yang bening, pemandangan laut dan kepulauan yang terbentang luas, dan spot diving maupun snorkeling yang menawarkan keindahan pemandangan bawah laut.
  2. Ternate juga memiliki banyak jejak sejarah dan budaya masa lalu. Ada banyak peristiwa yang terjadi seperti kedatangan bangsa Portugis dan Belanda pada era kejayaan rempah-rempah. Ternate juga jadi salah satu tempat berdirinya Kesultanan Ternate yang menguasai kepulauan Maluku pada masa kejayaannya di abad ke-13 hingga ke-19.
  3. Kekayaan kuliner Ternate juga tak kalah menakjubkannya. Terdapat banyak hidangan berbahan ikan laut dengan kombinasi bumbu yang kaya rempah. Sehingga menggugah selera siapapun yang berkunjung ke Kota Ternate. Sebagai seseorang yang besar di Indonesia bagian barat, aku sangat tertarik untuk menikmati keunikan kuliner khas Indonesia bagian timur.

Rencana Perjalanan

Sebagai orang yang cukup detail dan terencana, aku selalu merencanakan berbagai perjalananku ke suatu tempat. Dari mulai keberangkatan, menginap dimana, pakai transportasi apa selama disana dan akan kemana saja, mencoba kuliner apa saja, apakah akan beli oleh-oleh atau tidak, sampai dengan kepulangan. Berikut ini akan ku ulas satu persatu terkait rencana perjalanan ke Ternate.

Rencana Perjalanan ke Ternate

Booking Tiket Pesawat

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjelajah Indonesia Timur adalah membeli tiket pesawat. Kamu pasti udah tau kalau tiket pesawat domestik ke Indonesia Timur harganya termasuk mahal. Hal ini yang seringkali jadi hambatan para wisawatan untuk bisa menginjakkan kaki ke wilayah ini, tapi aku yakin bukan berarti kita ga bisa pergi kesana kok! Hanya saja kita harus lebih pintar untuk bisa mencari diskon yang ada pada platform perjalanan, salah satunya di Traveloka.

Untuk bisa ke Ternate, kita harus booking tiket pesawat dengan rute CGK – TTE. Biasanya rute untuk ke wilayah Indonesia Timur terbagi menjadi 2, ada yang direct (langsung) ataupun transit. Aku kurang menyukai jika harus melakukan transit, apalagi untuk transit dengan waktu yang lama. Walaupun terdapat perbedaan harga, namun jika dilihat melalui aplikasi Traveloka harga tiket pesawat ke Ternate dari Jakarta berkisar 5 – 7 juta untuk Pulang-Pergi (PP).

Booking Tiket Pesawat Jakarta – Ternate | Traveloka

Booking Hotel

Hal kedua selanjutnya adalah menentukan akan menginap dimana selama disana dan berapa lama. Biasanya pemilihan hotel aku sesuaikan dengan destinasi wisata yang akan dikunjungi selama berada disana. Namun karena Ternate merupakan pulau kecil yang destinasi wisatanya bisa dijelajah dan dijangkau dengan mudah, aku akan memilih menginap di GAIA Hotel Ternate sebagai hotel premium yang terjangkau dengan segala fasilitasnya yang mewah, dan view laut yang membentang indah.

GAIA Hotel Ternate | Traveloka

Hotel lainnya yang bisa menjadi pilihan adalah Sahid Bela Ternate, sebagai hotel dengan banyak pilihan kamar mulai dari deluxe, cottage, junior suites hingga executive suites. Fasilitas hotelnya juga lengkap. Jadi bisa menikmati staycation yang nyaman dan jelajah untuk #LihatDuniaLagi. Dan tentunya kedua hotel ini sudah menjadi partner traveloka hotel, sehingga booking jadi lebih mudah.

Sahid Bela Ternate | Traveloka

Transportasi Selama di Ternate

Kemudian, menentukan transportasi yang akan digunakan selama disana. Biasanya di setiap daerah ada yang menyewakan kendaraannya untuk wisatawan yang datang, entah mobil ataupun motor. Rata-rata harga rental mobil maupun motor cukup sama dengan rental pada umumnya yang ada di pulau Jawa. Kita bisa menyewa untuk menjelajah Ternate selama waktu tertentu.

List Destinasi Wisata

Mengunjungi suatu tempat yang memiliki banyak nilai sejarah dan keunikannya, tentunya aku ingin semaksimal mungkin menentukan destinasi wisata mana yang akan dituju. Karena seperti yang aku tuliskan diatas mengapa aku ingin ke Ternate, karena Ternate memiliki alam yang begitu indah dan memiliki sejarah yang menarik untuk bisa dieksplor lebih jauh. Berikut beberapa destinasi wisata yang akan aku kunjungi selama di Ternate.

  • Pantai Sulamahada

Pantai Sulamahada adalah pantai paling terkenal di Ternate yang didominasi oleh pasir hitam dan batuan karang disekitarnya. Pantai ini letaknya tersembunyi disebuah teluk dan memiliki air yang sangat jernih, sehingga batu karang dapat terlihat jelas dari permukaan.

Pantai Sulamahada
Pantai Sulamahada
Source: indonesiakaya
  • Danau Ngade  

Danau Ngade adalah danau air tawar yang megah dengan pemandangannya yang unik. Jika melihatnya dari ketinggian, Danau Ngade akan terlihat dengan air kehijauan sehingga kontras dengan pemandangan latarnya yang berupa birunya laut serta pulau Maitara dan Tidore dari kejauhan.

Danau Ngade
Danau Ngade
Source: celebes.co
  • Talaga Nita

Talaga Nita adalah sebuah telaga jernih tersembunyi yang letaknya berada di sebelah pantai. Talaga ini istimewa karena merupakan sebuah tempat peristirahatan Sultan Ternate.

Talaga Nita
Talaga Nita
Source: xxmaps
  • Desa Tifu

Desa Tifu adalah sebuah desa yang terletak di garis pantai ke arah timur. Dari sini kita dapat melihat pemandangan indah pulau Maitara dan Tidore yang diabadikan di uang kertas Seribu Rupiah emisi tahun 1000.

Desa Tifu
Desa Tifu
Source: jadesta.kemenparekraf | backpackerjakarta

List Kuliner Ternate

Berkunjung ke Ternate, tak lengkap kalo tidak menjelajahi wisata kulinernya yang kaya cita rasa. Berikut kuliner khas Ternate yang ingin sekali aku coba.

  • Popeda/Papeda

Popeda atau Papeda merupakan kuliner yang umum dijumpai di Kawasan Indonesia Timur. Sumber karbohidrat masyarakat ini terbuat dari tepung sagu, sehingga teksturnya yang kenyal dan lengket seperti lem kanji. Biasanya disajikan dengan kuah kuning yang asam pedas, bersamaan dengan lauk lain dan pendamping lalapan. Aku tertarik sekali untuk mencicipinya. Disamping rasanya yang unik, cara menikmatinya juga tak kalah seru untuk dicoba. Cara menikmatinya yaitu, Popeda dari baskom besar dipindahkan menggunakan dua buah kayu ke piring sajian yang telah dituang kuah kuning, lalu dimakan secara bersama. Kuah kuning penuh rasa akan mendampingi popeda yang tawar. Karena teksturnya yang kenyal, popeda cukup disruput lalu ditelan, tanpa perlu berlama-lama dikunyah. Unik bukan?

Baca juga: Kapurung, Kuliner Khas Sulawesi Selatan

  • Kepiting Kenari/Ketam Kenari

Kepiting kenari atau Ketam Kenari merupakan artropoda darat yang habitatnya tersebar di kepulauan dari Samudra Hindia hingga Pasifik Tengah. Di Indonesia, banyak terdapat di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Walaupun statusnya dilindungi, dibeberapa daerah, Kepiting Kenari boleh dikonsumsi dengan izin penangkapan yang diatur ketat. Kepiting Kenari lazim dikonsumsi di Kepulauan Maluku, dan umumnya disajikan dengan berbagai saus, seperti saus padang, asam manis, hingga saus tiram.

  • Gohu Ikan

Seperti Jepang yang terkenal dengan kuliner lautnya seperti sushi dan sashimi. Ternate yang dekat dengan sumber daya laut juga tak kalah dengan kuliner lautnya yang khas. Ada Gohu Ikan yang satu jenis dengan sashimi dari Jepang. Gohu Ikan terbuat dari ikan Tuna atau ikan Cakalang yang disajikan mentah. Untuk menghilangkan bau amisnya, ikan disajikan dalam bentuk potongan kecil dan dilumuri perasan jeruk lemon cui. Kemudian, gohu ikan dicampur dengan bumbu tumis, yang terdiri dari bawang merah, cabe rawit, kenari, dan daun kemangi, namun dapat disajikan dalam bentuk lain juga.

Kuliner Khas Ternate
Kuliner Khas Ternate
Source: orangemagz | makanan-indonesia | jalurrempah.kemdikbud

Waaah rencana perjalanan dari mulai tiket pesawat, booking hotel murah, hingga wisata dan kulinernya udah siap semua. Berarti tinggal berkemasnya aja nih! Hehe. Aku dan #TemanHidupku pastinya sudah siap untuk liburan bareng Traveloka. Kalau kalian gimana?

Yuk ‘#LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi’ dengan Traveloka! Langsung meluncur ke Traveloka lewat link ini: https://trv.lk/kompetisi-lihatdunialagi-bloggerperempuan

Cheers,

Jastitahn