Perjalanan ke Suku Baduy yang Tak Terlupakan!

Kesibukan kita dalam bekerja, kadang membuat kita lupa bahwa kita butuh yang namanya refreshing; rehat sejenak, dari hiruk-pikuk ibu kota. Minggu lalu, akhirnya aku memustuskan untuk meng-explore suku baduy bersama backpacker jakarta. Cukup excited dengan perjalanan kali ini, karena dari dulu aku ingin mengetahui bagaimana kehidupan yang dijalani oleh orang baduy ini, selain itupun aku juga pergi bersama orang orang tersayang.

Perjalanan dimulai dari meeting point di stasiun Rangkas Bitung. Aku berjumpa dengan teman-teman trip yang mostly tinggal di jabodetabek. Mereka semua asik & seru! Sehingga aku pun tidak merasa takut untuk bisa mengobrol dengan mereka. Dari stasiun rangkas bitung, kami naik elf sampai ke desa Kanekes yang kira-kira ditempuh selama 2 jam. Jalanannya super sekali, bikin pusing dan mual haha

Setelah sampai, barulah kami memulai trekking ke kampung suku Baduy Dalam. Ohya di Baduy Dalam terdapat beberapa kampung, salah satunya adalah Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik. Kami akan menginap di Kampung Cibeo. Yang kurang lebih kami tempuh sekitar 1,5 jam. Trekking ini melewati jalanan yang beraneka ragam seperti bebatuan, tanah coklat, tanah merah, tanah berlumut, melewati dua jembatan yang terbuat dari bambu, yang dibawahnya mengalir sungai yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat Cibeo sehari-hari. Tentunya juga disuguhkan dengan pemandangan yang cukup indah. Langit biru yang membentang, pepohonan disepanjang jalan yang menyegarkan mata.

Bentuk rumah warga Cibeo kalau dibandingkan dengan rumah di Baduy Luar mempunyai kemiripan.  Terbuat dari kayu, anyaman bambu atau rotan, dan atapnya dari ijuk yang dikeringkan. Yang membedakannya adalah tidak ada sama sekali paku yang digunakan, jadi untuk menguatkan struktur rumah warga mengikatnya dengan anyaman dan menggunakan pasak sebagai penopang. Daun pintu yang digunakan juga sangat tradisional tidak menggunakan engsel.

Tentunya setelah sampai di lokasi, kami semua sangat ingin membasuh badan karena sudah lengket dengan keringat. Untuk laki-laki semuanya mandi di sungai, sedangkan untuk perempuan tersedia sebuah bilik air mancur sebagai tempat mandi. Karena segala jenis sabun tidak diperbolehkan jadinya mandi ala kadarnya, yang penting basah dan airnya segar.

Malam harinya suasana desa sangat gelap karena tidak ada listrik sama sekali. Kegiatan diisi dengan makan malam dan bertanya-tanya tentang kehidupan di Suku Baduy juga quality time dengan teman-teman trip. Di Kampung Baduy Dalam mempunyai tetua adat yang dikenal dengan pu’un yang dibantu oleh wakilnya yaitu Jaro. Jika warga Baduy Dalam melanggar ketentuan adat hukumannya bisa sampai dikeluarkan dari Baduy Dalam.

Ohya di kampung Baduy Dalam ini, kami semua tidak diperbolehkan untuk memotret apapun. Sehingga foto-foto yang kami abadikan adalah foto perjalanannya dan foto di Baduy Luar saja.

Udara disana menurutku tidak terlalu dingin dan kami memakai 2 rumah untuk bermalam, khusus laki-laki dan perempuan.

Paginya, kami sudah bersiap untuk kembali. Iyaa, maksudnya kembali ber-trekking ria melalui jalur Ciboleger, yang dimana melewati kampung Baduy Luar! Dan disinilah trekking yang cukup lama kami tempuh, yaitu sekitar 6,5 jam ditambah juga dalam perjalanan diguyur hujan deras, sehingga jalanan pun menjadi basah, becek dan licin. Kami sangat hati-hati dalam melangkahkan kaki kesini. Bahkan aku sendiri pun terjatuh karena terpeleset di tanah merah hahaha pengalaman yang mengesankan!

Kami beristirahat untuk isoma di kampung Gazebo suku Baduy Luar. Kampung Gazebo ini cukup terkenal oleh pengunjung, karena biasanya jika explore Baduy Luar akan bermalam disini.

Dan disini ada namanya jembatan Gazebo, yaitu jembatan terpanjang yang ada di suku Baduy Luar.

Setelah kami beristirahat untuk makan siang di kampung ini, kemudian melanjutkan kembali perjalanan sampai dengan ke Ciboleger. Selesai yeayy!



So far, perjalanan kali ini sangat mengesankan. Membawa pengalaman yang cukup unik, bertemu dengan teman-teman backpacker yag seru dan juga menguji kemampuan trekking ku hahah alhasil, oleh oleh dari sini adalah sepatu yg kupakai jebol 🙂 tapi it’s okayyy I’m happy with this trip. See you on the next trip!

Cheers,

Jastitahn

Flip, a platform that helps people save their administration fees!

Siapa yang belum tau Flip?

Flip adalah sebuah platform untuk melakukan transfer antar bank tanpa biaya. Platform ini sudah ter-lisensi oleh Bank Indonesia dengan Nomor Izin 18/196/DKSP/68.

Seperti yang kita tau, melakukan proses transfer beda bank dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 6.500. Biaya ini memang terlihat kecil, namun sebenarnya jika di akumulasi akan menjadi besar lho! 

Berangkat dari masalah kecil yang tidak kita sadari, terbentuklah Flip sebagai solusi untuk masyarakat dalam menghemat biaya administrasi dari proses transfer antar bank.

Bagaimana cara kerja Flip?

Cara kerja flip cukup sederhana. Bisa kita lihat skema di bawah ini:

Flip bekerja sebagai jembatan transaksi antar bank. Kita hanya perlu melakukan transfer terlebih dahulu ke rekening Flip yang sama dengan bank yang kita miliki yang disertai dengan kode unik. Kemudian Flip akan meneruskan nominal yang ingin di transfer ke rekening tujuan.

Kode unik adalah kode nominal saat melakukan transfer uang. Misalkan kita ingin transfer Rp 200.000, maka akan diminta mentransfer Rp 200.111, dimana – Rp 111 adalah kode unik yang memudahkan proses verifikasi.

Kode unik ini akan dikumpulkan menjadi Saldo Flip yang dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, token listrik atau ditarik ke rekening kita. Menarik sekali bukan? Saya sudah beberapa kali menukarkannya kedalam pembelian pulsa juga lho!

Saat ini, Flip telah menyediakan kerja sama dengan banyak bank, sepertinya hampir semua bank bisa.

Selain kirim uang, Flip juga menyediakan menu isi pulsa, isi paket data dan token listrik. Ditambah dengan adanya pilihan Flip Globe yang memungkinkan kita kirim uang ke beda negara.

Darimana Keuntungan Flip?

Pertanyaan ini sempat muncul beberapa kali di benak saya sejak dahulu. Jika transaksi ini gratis, maka dari mana ya Flip memperoleh keuntungan? Tidak mungkin kan Flip memberikan cuma-cuma.

Layanan FLIP ada 2, yaitu FLIP regular (personal) dan Big FLIP (bisnis).

  1. FLIP reguler
    perhari limit transaksi per user adalah Rp 5.000.000 untuk gratis biaya administrasi. Jika transaksi berikutnya yang melebihi limit Rp 5.000.000 akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500/transaksi.
  2. Big FLIP
    Layanan ini diperuntukkan kepada bisnis/perusahaan. Tentunya pengguna jasa akan membayar layanan ini kepada FLIP.

Pengalaman Menggunakan Aplikasi Flip

Sejauh ini pengalaman saya menggunakan aplikasi Flip cukup nyaman. Saya mengandalkan aplikasi ini setiap kali ingin melakukan transfer beda bank untuk menghindari biaya administrasi.

Saya mungkin salah satu user awal Flip sejak platform ini terbentuk. Dimana saat itu proses transaksinya masih menggunakan website, bahkan proses verifikasinya masih dilakukan secara manual. Untuk verifikasi manualnya, saya masih ingat jelas ada tim Flip yang menunggu di stasiun UI, Pondok Cina, Depok, dan beberapa stasiun lainnya di hari dan jam yang telah ditentukan. Ohya di aplikasi ini pun mencatat historis transaksi saya, ”Halo Jastitah, kamu telah menghemat Rp 988.500 sejak menggunakan FLIP”.

Cukup besar yaa ternyata? Saya telah menghemat biaya administrasi yang rasanya tidak akan saya sadari kalau saya terus-terusan melakukannya.

Saat ini, sudah ada beberapa platform lain atau pun bank digital yang bisa melakukan transfer antar bank gratis, seperti melalui DANA dan OY! Indonesia. Mungkin di post-an saya selanjutnya, saya akan mencoba membandingkan beberapa platform tersebut ya.

Nah, sekian review saya mengenai aplikasi Flip, sebagai salah satu platform transfer antar bank yang bebas biaya administrasi. Kalau kamu belum pernah mencobanya, silahkah coba registrasi disini. Semoga bermanfaat yaa!

Book Review: How to Win Friends and Influence People

Hai!

Aku mau review salah satu buku yang menurutku sangat menarik untuk dibaca, terutama bagi kamu yang menginginkan cara-cara fundamental dalam berhubungan dengan orang lain serta bagaimana agar kita dapat memengaruhi mereka.

Buku ini ditulis dari pengalaman penulis yang dikemas dengan ide yang dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa penting dalam keseharian. sehingga konsep yang ditulis dibuku ini tersampaikan dengan pembuktian yang relevan.

Buku How to Win Friends & Influence People karya Dale Carnegie ini tentang konsep bagaimana kita berhubungan dengan orang lain dan bagaimana kita dapat memberi pengaruh ke mereka dengan cara yang efektif. Dimulai dari bagaimana membuat impresi awal yang baik saat berhubungan dengan orang lain hingga bagaimana memberikan ketidaksetujuan akan sesuatu.

Dalam buku ini, terbagi menjadi 4 bagian yang dimana dalam setiap bagiannya memiliki prinsip-prinsipnya sendiri untuk bisa kita pelajari, dan menerapkannya dalam kehidupan kita untuk meningkatkan hubungan dan skill komunikasi dengan orang lain.

1. Teknik Fundamental Dalam Berhubungan Dengan Orang Lain

Pada bagian ini, terdapat 3 teknik fundamental yang di tuliskan oleh Dale. Salah satunya adalah pada prinsip 1, yaitu:

Jangan memberi kritik, menyalahkan atau komplain terhadap pemikiran atau tindakan orang lain

Menurut Dale, pada dasarnya orang-orang tidak menyukai kritik, komplain atau disalahkan akan tindakan atau pemikiran yang mereka utarakan. Permasalahan timbul ketika mereka bersikap defensif. Orang-orang akan cenderung tersinggung saat diberi tahu bahwa mereka salah. Karena tidak ada satu orang pun yang ingin dianggap salah karena setiap orang selalu melakukan tindakan yang menurut mereka benar sesuai dengan perspektif mereka.

Menurut penulis juga, hal yang lebih buruk yang dapat terjadi yaitu kecenderungan menyimpan dendam terhadap orang yang memberikan kritik terhadapnya, meskipun itu adalah kritik yang baik.

2. Cara Untuk Membuat Orang Suka Dengan Kita

Bagaimana cara membuat orang menyukai diri kita? Nah di buku ini, dituliskan ada 6 prinsip yang bisa kita gunakan. Hal simplenya seperti

  1. Tersenyum.
    Menurut Dale, kita dapat memberi tahu orang-orang kalau kita menyukai mereka, kalau mereka bisa membuat kita bahagia. Namun tanpa adanya senyum yang tulus, kata-kata kita tidak akan berarti apa apa. Bahkan jika kita tidak ingin tersenyum, paksalah diri kita untuk tersenyum. Bertindaklah seolah-olah kita bahagia, maka emosi terhadapnya kita akan mengikuti.
  2. Mengingat nama seseorang.
    Kenapa? Karena nama merupakan aspek penting seorang individu. Setiap orang akan merasa senang jika kita dapat mengingat nama mereka dan memanggil mereka dengan namanya. Hal ini akan membuat mereka merasa berharga dan penting.
  3. Menjadi pendengar yang baik
    Jadilah pendengar yang baik. Buatlah orang tersebut banyak berbicara tentang dirinya. Kita dapat menjadi pendengar aktif dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang dirinya. Orang-orang selalu senang membicarakan topik yang sesuai tentang dirinya.

3. Bagaimana Cara Agar Dapat Memberikan Pengaruh Terhadap Pemikiran Kita

Pada bagian ketiga berisi tentang bagaimana caranya kita dapat memperngaruhi orang lain dengan pemikiran kita. Di bagian ini, Dale menuliskan 12 prinsip yang efektif yang bisa kita gunakan. Diantaranya adalah

  1. Menghargai opini orang lain, jangan pernah mengatakan “Kamu Salah”
    Selalu hargai pemikiran dan opini dari orang lain. Jika kita ingin meyakinkan bahwa pemikiran kita adalah benar, maka jangan pernah katakan ke orang lain bahwa kamu salah. Salah satu teknik yang bisa digunakan untuk memberikan pengaruh terhadap opini kita adakah dengan mengakui adanya kemungkinan bahwa kita salah. Kita dapat mengatakan “Mungkin saya salah, mari kita lihat fakta yang ada”
  2. Mulai dengan cara yang ramah
    Kita tidak dapat memaksa seseorang untuk setuju dengan pemikiran kita, tapi kita dapat membawa pembicaraan itu jika kita bisa bersikap ramah dan lembut.
  3. Bersimpati dengan ide dan keiginan orang lain
    Setiap orang ingin ide dan keinginan mereka dihargai. Jangan pernah menganggap aneh atau salah terhadap ide atau keinginan mereka. Tunjukan rasa simpati terhadap apa yang menjadi iden dan keinginan mereka.

4. Bagaimana Seorang Pemimpin Dapat Memberikan Pengaruh

Bagaimana seorang pemimpin dapat memberikan pengaruh kepada tim nya tanpa harus menyinggung perasaanya? Didalam buku ini, Dale juga menuliskan 9 prinsip efektif, yang diantaranya adalah

  1. Mulai dengan pujian dan apresiasi
    Mulai percakapan dengan memberikan pujian dan apresiasi yang dapat dimulai dari hal kecil. Setiap peningkatan sekecil apapun merupakan pencapaian yang luar biasa bagi orang tersebut. Berilah pujian terhadap setiap peningkatkan yang dicapai sekecil apapun.
  2. Jika berbicara tentang kesalahan orang tersebut, mulai secara tidak langsung
    Jika kita ingin membicarakan tentang kesalahan teman bicara kita, kita bisa mulai dengan hal-hal baik atau pencapaian orang tersebut terlebih dahulu. Setelah itu kita bisa gunakan kata sambung “dan” ke kalimat yang menjadi masukan bagi teman bicara kita.
    Misalnya: Kita sangat bangga karena kamu dapat meningkatkan performa dari nilai yang didapat di semester ini dan jika kamu terus melanjutkan usaha dalam bidang X, kamu akan mendapatkan nilai yang lebih baik di semester selanjutnya.
  3. Bicara tentang kesalahan kita dahulu sebelum memberikan kritik terhadap orang tersebut
    Setiap orang ingin ide dan keinginan mereka dihargai. Jangan pernah menganggap aneh atau salah terhadap ide atau keinginan mereka. Tunjukan rasa simpati terhadap apa yang menjadi iden dan keinginan mereka.Kita dapat memberikan kritik dengan membicarakan mengenai kesalahan kita dahulu. Contoh, di buku ini penulis memberi contoh bagaimana mengajak orang untuk berhenti merokok dengan menceritakan kesalahan awal bagaimana dia memulai merokok, akibat dari merokok dan penyesalan karena telah merokok.

So far, menurutku buku ini bagus banget buat kita yang mau belajar tentang bagaimana berhubungan baik dengan orang lain serta bagaimana agar kita dapat memengaruhi mereka secara effisien. Walaupun ada beberapa part yang menurutku “sepertinya susah kalau menerapkan prinsip ini” kalau untuk diriku sendiri sekarang, tapi dengan pemaparan yang sederhana dan disertai dengan contoh-contoh yang relevan, membuat kita bisa melek mata untuk bisa belajar lebih baik lagi kedepannya. Tentunya kita jadi sadar kalau kita harus bisa melihat perspektif dari orang lain.


Cheers,


Jastitahn