Backpacker ke 4 Kota Dalam 4 Hari, Emangnya Bisa?

Traveling ke berbagai kota tentunya membutuhkan waktu yang cukup banyak. Apalagi kalau kamu pekerja kantoran yang liburnya cuma sabtu minggu aja ataupun cuti yang nyatanya ga bisa lama-lama bukan? Hikss 😦 waktu kadang kala jadi salah satu hambatannya. Punya uang ga ada waktu, punya waktu ga ada uang. Yaa begitulah kenyataannya.

Tapi akhir tahun 2021 lalu, aku mencoba backpacker-an ke beberapa kota dalam waktu singkat. Iyaa, aku berhasil mengunjungi 4 kota hanya dalam waktu 4 hari. Waaah ini jadi salah satu hal yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Karena tentunya perjalanan ini membutuhkan rencana yang tersusun rapi.

Tapi di kota yang dikunjungi emangnya bisa kemana aja kalau cuma sehari? 

Hihi pertanyaan ini banyak ditanyakan oleh teman-temanku. Kali ini aku akan sharing tentang perjalananku bagaimana berkeliling ke berbagai kota sekaligus dalam waktu yang cukup singkat. Jadi kota mana saja yang aku kunjungi?

#1 Tasik

Berhubung awalnya temanku ada yang nikahan di Ciamis di hari Kamis dan Aku berniat untuk datang ke acara tersebut bersama 5 orang temanku. Aku berangkat Rabu Malam dengan KA Serayu jurusan Pasar Senen (PSE) – Tasikmalaya pukul 20.50 dan tiba pukul 03.16 pagi hari. Sesampainya disana, aku mengunjungi rumah temanku yang berada di Cisayong untuk bisa istirahat sejenak, sholat subuh, membasuh diri alias mandi dan lainnya.

Sekitar pukul 06.30, kami menggunakan mobil untuk menghadiri akad nikah temanku yang kurang lebih ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Selesai acara, kami Kembali lagi ke Tasik. Di Tasik, kami berkeliling ke beberapa tempat, yaitu mampir ke Masjid Agung Tasikmalaya dan juga ga lupa kulineran, yaitu Baso Firman, rajanya baso urat di Tasik. Rasanya emang enak dan ramai sekali. Selanjutnya sebelum nongkrong ke cafe @kindculture.id yang letaknya berada di Puncak, dekat dengan gunung galunggung, aku dan salah satu temanku melakukan antigen terlebih dahulu di Stasiun Tasikmalaya buat nanti perjalanan malamnya.

Perjalanan di Tasik ditutup pada malam jam 10-an, saat aku dan salah satu temanku kembali ke stasiun Tasikmalaya untuk melanjutkan perjalanan berpindah ke Yogyakarta dengan KA Kahuripan jurusan Tasikmalaya – Lempuyangan pukul 1.50 dini hari dan tiba pukul 07.26 pagi hari.

#2 Yogyakarta

Sesampainya di Yogyakarta, aku dan temanku langsung ke tempat penyewaan motor yang letaknya berada di depan stasiun Lempuyangan. Tentunya hal pertama yang kami ingin tuju adalah mencari sarapan ke Mie Kopyok dan Lontong Kikil Mbah Waji. Setelah itu kami berkeliling ke Taman Sari dan Benteng Vredeburg. Rencana perjalananku kali ini memang di khususkan untuk kuliner. Sehingga selanjutnya aku makan siang di Gudeg Sagan dan Ayam Geprek Bu Rum. Lalu check-in ke penginapan untuk tidur kurang lebih 2 jam-an. Sorenya kami penasaran untuk ke Candi Abang, sebuah situs purbakala yang berupa gundukan bukit. Hingga akhirnya kesampean melihat indahnya sunset di Bukit Bintang. dan menutup hari dengan makan malam di Sate Klatak Pak Pong.  

Buat detail kuliner di Yogyakarta, bisa mengunjungi post-an ini.

#3 Magelang

Paginya, kami menempuh perjalanan ke ke Kaliangkrik, Magelang selama kurang lebih 2 jam untuk mengunjungi Nepal van Java yang berada di kaki Gunung Sumbing. Suasana desanya masih sangat asri dan sejuk. Senang sekali melihat panorama indah berupa rumah penduduk yang rapi yang seolah bertumpuk di lereng gunung.

Wah udah jauh jauh ke Magelang rasanya kurang pas kalau ga mencicipi kuliner yang ada disini ga sih? Akhirnya kami mencoba Sop Empal Bu Haryoko, yang dagingnya empuk bangettt! Lalu sekembalinya perjalanan kami menuju Yogya, mampir sebentar ke Kopi Klotok yang ada di Kaliurang. Kemudian menutup hari dengan minum Jamu Tradisional Trah Mbah Mangun.

#4 Solo

Kota terakhir yang aku kunjungi dalam perjalanan ini adalah Solo. Untuk ke Solo, kami menaiki KRL selama 1 jam dengan rute Stasiun Lempuyangan ke Stasiun Solo Balapan. Ini pertama kalinya kami naik KRL selain di Jabodetabek xixie. Sesampainya di Solo, kami menemukan warung yang menjual Jenang didepan stasiun. Akhirnya kamipun mengisi perut sebelum mengeksplor kota ini. Selama di Solo, kami menaiki Trans Solo yang masih gratis kala itu. Lanjut bruch alias breakfast and lunch di Tahu Kupat Sido Mampir. Ini enak banget sih tahu kupatnya!

Lalu mengunjungi Benteng Vastenburg hingga jalan kaki sedikit ke Pasar Gede Hardjonagoro untuk kulineran di lantai atasnya, yaitu Vietnam Roll, Dimsum dan Meurdue Chocolate & Coffee. Setelah kenyang duluan dalam waktu setengah hari, kami kembali naik Trans Solo untuk menuju Museum De Tjolomadoe, museum pabrik gula berkonsep modern. Setelah itu kembali ke Terminal Tirtonadi untuk melakukan perjalanan pulang ke Depok menggunakan bis selama kurang lebih 7 jam.

Yang Harus di Persiapkan Traveling Dalam Waktu Singkat

#1 Planning yang Baik

Perjalanan panjang dalam waktu singkat harus direncanakan dengan baik. Mulai dari transportasinya, tempat wisata, tempat kuliner, alokasi waktunya dan ga kalah pentingnya adalah finansial yaa! Lalu persiapan bagaimana menghandle perjalanan yang dilakukan ketika salah satunya terganggu yang butuh fleksibilitas.

#2 Fisik yang Sehat

Kalau udah baca perjalananku diatas, kelihatan sekali bukan bahwa sepadat itu aktivitas yang dilakukannya xixie makanya sebelum melakukan perjalanan, pastikan fisik kita sehat! Agar kemanapun kaki melangkah, bisa berjalan seperti yang diharapkan.

#3 Perlengkapan Travel

Nah perlengkapan travel disini meliputi tas yang digunakan, pakaian yang dibawa, jas hujan, kacamata, sarung tangan motor, obat-obatan, dan lainnya. Bawalah tas sesimple mungkin, ga disarankan bawa koper yaa kalau mau backpackeran xixie serta pakaian yang nyaman digunakan.

Penutup

MasyaAllah..menuliskan perjalanan yang aku lakukan beberapa waktu lalu ini benar-benar mengharukan. Karena ternyata bisa sepadat itu yaa dan berjalan dengan baik. Walaupun kenyataannya dalam setiap perjalanan pastinya tidak semulus itu. Kurang tidur, dijemur matahari, diguyur hujan deras, dan lainnya adalah satu hal yang harus dipikirkan dan dipersiapkan sedari awal. Oleh karenanya melakukan traveling kelihatannya memang selalu menyenangkan. Namun nyatanya semua itu membutuhkan banyak hal, terutama masalah waktu.

Setiap perjalanan akan terasa indah kalau kita melakukannya dengan senang hati. Maka jagalah fisikmu untuk tetap sehat agar kamu bisa mengeksplor kota-kota yang indah di Indonesia.

JN

Waaah! Pernahkah kamu melakukan perjalanan serupa? Share yuk di kolom komentar! Selamat mengeksplor Indonesia~

Cheers,

Jastitahn

Advertisement

Author: Jastitahn

an ordinary girl who loves traveling and sharing with other people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: