Rumah, Tempat Untuk Pulang

Ketika membicarakan rumah, apa yang terbesit dalam benakmu?

Makna kata rumah dapat diartikan dengan dua cara. Pertama, secara harfiah rumah adalah tempat untuk kita berlindung dari panas dan hujan, dibawah sebuah atap. Kedua, ada pepatah yang mengatakan bahwa home is where the heart is, bahwa rumah selain bangunannya adalah tentang kehidupan yang berada didalamnya.

Rumah menjadi tempat untuk pulang. Kemanapun sejauh apapun kamu pergi, kamu akan selalu merindukan rumah untuk bisa melakukan apapun dengan nyaman. Entah seberapa banyak kamu bertemu orang-orang, keluarga dirumah tetaplah prioritas utama untuk kembali.

Tak hanya keluarga, sahabatpun bisa terasa seperti rumah. Walaupun mungkin setelah satu persatu mulai berumah tangga, terasa sudah jalan sendiri-sendiri dan jarang bertemu. Tapi kalau kembali bertemu dan berbincang kembali seperti dulu kala rasa nyaman tersebut masih ada. Seberapa nyaman kamu saat berada di sebuah tempat ataupun bersama orang-orang tersayang tempat tersebut terasa seperti rumah.

“Bagiku rumah adalah tempat dimana kita bisa benar-benar bebas menjadi diri sendiri. Ketika kita bisa leluasa dan tidak merasa orang asing ditempat tersebut.”

Jastitahn

Banyak orang yang memaknai arti dari kata rumah. Sebagai tempat bertumbuh, sebagai tempat berbagi cerita dan lainnya.

#1 Rumah Tempat Representasi Jati Diri

Rumah sebagai tempat kita merepresentasi jati diri. Kita semua lahir dan dibesarkan dirumah yang memiliki berbagai kondisi. Masalah selalu hadir dalam kehidupan, entah itu senang dan sedih, ragu dan kecewa, lemah dan tangguh, nangis dan putus asa, yang akhirnya membentuk diri kita menjadi seseorang. Rumah berperan penting dalam membentuk jati diri untuk membantu kita show up ke dunia. Rumah akan menjadi acuan represetatif diri kita terhadap orang lain. Karena semua berawal dari rumah, hanya tinggal bagaimana kita mau terus memperbaiki diri menjadi seseorang yang selalu lebih baik.

#2 Rumah Tempat Menghabiskan Hidup

Rumah sebagai tempat kita menghabiskan hidup. Rumah sebagai tempat ternyaman untuk berbagi cinta dan kasih sayang, tempat melepaskan lelah, dan tempat yang selalu dirindukan. Rumah yang sejuk bukan dilihat dari seberapa besar bangunannya, tapi bersama siapa kamu tinggal. Sebagian besar hidup kita dihabiskan dirumah, walaupun ketika beranjak dewasa beberapa meninggalkan rumah, entah merantau untuk belajar atau kerja ke luar kota, menikah dan tinggal sendiri, dan lainnya. Namun pada akhirnya rumah akan menjadi tempat berkumpul yang selalu dirindukan.

#3 Rumah Tempat Berkreasi

Rumah sebagai tempat kita berkreasi. Bagaimana tidak, rumah untuk kita belajar, menemukan ide dan berbagai inovasi, juga melakukan berbgaia hal kreatif. Membangun sebuah rumah bukanlah hal yang mudah. Apalagi di zaman sekarang ini, kita mengingingkan rumah yang tak hanya sekedar ingin terlihat cantik dari bangunannya, namun juga menginginkan isi rumah dengan konsep yang diimpikan agar bisa tetap produktif dan semangat didalam rumah yang menjadi tempat kita bertumbuh bersama. Juga untuk menciptakan rumah yang penuh dengan kehangatan.

Makna rumah tak hanya soal bangunan kokoh megah yang berdiri, namun juga tentang orang-orang yang bersama kita didalamnya. Apabila keduanya bisa membuat kamu nyaman, maka itu jadi salah satu hal yang patut di syukuri, karena kamu berhasil memiliki ‘rumah’ didalam rumah.

Namun untuk bisa merasa seperti rumah dan selalu memiliki tempat untuk pulang, kamu harus mengusahakan untuk bisa mengelilingi diri dengan teman-teman yang energinya tepat, sehingga bisa membuat kamu merasa nyaman.

Sudahkah kamu menemukan rumahmu?

Cheers,

Jastitahn

Advertisement

Author: Jastitahn

an ordinary girl who loves traveling and sharing with other people

4 thoughts on “Rumah, Tempat Untuk Pulang”

  1. Mbaaak… Aku setuju banget sama maknanya. Rumah adalah tempat dimana kita bisa jadi diri sendiri. Aku setuju banget. Jadi pengen sharing, aku pernah ada di lingkungan yg membuatku gak nyaman jadi diri sendiri. Lisan berkata di sini adalah rumah, tapi hati berkata lain. Rasanya justru malah pengen keluar kalo datang ke tempat itu..

    Beruntung bagi orang2 yg menemukan ‘rumah’ miliknya…

    Like

  2. sepakat, bagi saya rumah juga sebagai tempat untuk pulang, melepas lelah, beristirahat, bercengkrama dengan anggota keluarga, bukan hanya sebuah bangunan mewah tanpa kehidupan.
    Rumah sejatinya awal sebuah kehidupan, awal peradaban

    Like

  3. Keren postingannya, sepertinya aku harus coba-coba bahas yang kayak ginian haha. Bagiku rumah adalah tempat kita bisa merasa nyaman dan tenang. Tempat buat kita beristirahat dari segala hiruk-pikuk dunia, mulai dari pertemuan dengan orang-orang, lalu ketemu masalah ini itu dan masih banyak lagi, ketika kita butuh tempat untuk bersembunyi, maka rumah jawabannya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: