Book Review – The Happiness Project

Pada postingan sebelumnya, aku menuliskan sebuah perpustakaan unik yang ada di Semarang, yang bernama Microlibrary Warak Kayu. Kunjungan ku ke perpustakaan tersebut, ternyata menyadarkan diriku untuk kembali memulai membaca buku lagi. Yang pastinya masih perlahan, namun setidaknya aku mencobanya.

Pada kesempatan ini aku ingin sharing sedikit tentang buku yang aku baca. Buku ini berjudul The Happiness Project, yang ditulis oleh Gretchen Rubin.

The Happiness Project
The Happiness Project

Dalam buku ini, Gretchen Rubin menuliskan project-nya selama satu tahun untuk menjalani hidup yang lebih bahagia. Konsep dari buku yang dituliskan ini seperti journal, dia menceritakan apa yang dia lakukan dan progress dari setiap aktivitas yang di targetkan. Setiap bulannya Ia memiliki tema yang akan dijadikan fokus self-improvement yang akan dia lakukan dan bagaimana ia menjalani perubahan itu dalam kesehariannya. Berikut ini beberapa project-nya Gretchen yang dituliskan di dalam bukunya.

Januari: Energy

Memulai tahun dengan berfokus pada energi yang bisa kita lakukan untuk diri kita. Energi yang dimaksud adalah kita harus melakukan lebih banyak tidur, lebih banyak berolahraga untuk menjaga mental dan fisik kita. Kegiatan ini bisa memberikan energi lebih pada tubuh, sehingga membantu kita dalam meningkatkan performa dalam berpikir dan terlibat dalam lebih banyak tugas.

Februari: Marriage

Memiliki hubungan yang baik dengan partner kita adalah salah satu faktor yang paling penting dalam menciptakan kebahagiaan. Tentunya hal ini membutuhkan support bagi setiap orang. Kebiasaan pasangan kita yang kadang membuat kita kesal, sering kali rasanya kita ingin mengubah dirinya untuk menjadi seperti yang kita harapkan. Padahal, pada kenyataannya kita tidak dapat mengubah siapapun, kecuali diri kita sendiri. Hal yang dilakukan oleh Gretchen adalah menyerah dalam berharap pasangannya berubah. Ia justru mengurangi kemarahan dan kekesalannya, yang akhirnya menciptakan suasana yang lebih penuh kasiah sayang dalam hubungan mereka.

Maret: Work

Manusia perlu menjadi produktif untuk benar-benar bahagia. Tapi kenyataannya pekerjaan yang kita lakukan seringkali menyita banyak waktu kita. Kebahagiaan seseorang mungkin berfokus pada memilih pekerjaan yang tepat. Tapi Gretchen memilih berfokus pada pekerjaan yang bisa memberinya lebih banyak energi, kreativitas dan efisiensi. Ia memutuskan untuk fokus terlibat dalam kegiatan blogging, dimana Ia percaya bahwa antusiasme memicu kita untuk terus berlatih. Oleh karenanya, Ia menyarakan untuk:

  • Launching a blog
  • Enjoying the fun of failure
  • Asking for help
  • Work smart
  • Enjoy now

April: Parenthood

Tujuan Gretchen di bulan ini adalah menjadi lebih lembut terhadap anaknya. Ia menginginkan suasanya yang damai, ceria dan menyenangkan dirumah. Ia mengetahui bahwa mengomel dan berteriak bukanlah cara yang tepat. Ia menemukan beberapa pendekatan yang bisa dilakukan, seperti:

  • Sing in the morning
  • Acknowledge the reality of people’s feeling
  • Be a treasure house of happy memories
  • Take time for projects

Mei: Leisure

Juni: Friendship

Juli: Money

Agustus: Eternity

September: Pursue a passion

Oktober: Mindfulness

November: Attitude

December: Bootcamp-perfect

Yang Aku Pelajari

Membaca buku ini membuatku sadar bahwa setiap bulan setidaknya kita bisa memiliki fokus terhadap sesuatu hal yang ingin kita lakukan. Ini bisa kita jadikan sebagai Monthly Goal. Seperti halnya membuat goal bahwa kita harus bisa mengatur waktu tidur, berolahraga, dan lainnya. Namun satu hal yang mulai aku coba lakukan seperti saran di buku ini adalah mengelola blog yang ku punya ini.

Dalam bukunya pun, Gretchen menjelaskan bahwa semua to do list nya membutuhkan effort untuk menyelesaikannya. Sekilas hal-hal yang Ia lakukan adalah hal yang biasa, bukan sesuatu yang istimewa, tetapi bukankah itu butuh effort yang besar untuk menyelesaikannya?

Kebahagiaan bukanlah hal yang datang begitu saja tanpa kita melakukan apapun. Kebahagiaan justru hadir ketika kita merasa bahwa sesuatu berkembang dan menjadi lebih baik di hidup kita. Yang mana untuk mewujudkannya kita perlu mengexplorasi diri, mempelajari hal-hal baru, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga: Book Review – The Power Of Now

It’s about living in the moment and appreciating the smallest things. Surrounding yourself with the things that inspire you and letting go of the obsessions that want to take over your mind. It is a daily struggle sometimes and hard work but happiness begins with your own attitude and how you look at the world.

Gretchen Rubin

Nah itu dia review singkat dari buku The Happiness Porject. Semoga ringkasan yang aku buat ini cukup jelas dan bisa membuat kita belajar membuat projek kebahagiaan versi diri kita sendiri. Kalau kamu tertarik untuk membacanya lebih lengkap, kamu bisa membelinya disini yaa!

Cheers,

Jastitahn

Author: Jastitahn

an ordinary girl who loves traveling and sharing with other people

5 thoughts on “Book Review – The Happiness Project”

  1. Buku yang udah lama ada di list ku dan belum kebeli apalagi kebaca sampai saat ini.
    Ternyata setelah baca insight dari mbak, malah makin tertarik utk pnya buku ini deh.

    “ Happiness begins with your own attitude and how you look at the world…”

    Aku setuju bgt sama kata” di atas. Sama aja kayak moto aku, kebahagiaan itu kita yg buat jadi kita harus membangunnya sendiri 😊😊

    Thank you kaa dikasih bocoran bukunya

    Like

  2. semua buku sangat menggoda dari judulnya yah.. makanya kalau ke perpustakaan atau toko buku, rasanya ingin dibawa pulang semua, Buku ini judulnya bikin penasaran.. Bagus juga idenya, punya goal tiap bulan yang harus dicapai.. keren!

    Like

  3. Seujurnya, aku kadang lelah juga dengan semua tanggunjawab. Namun aku senang sekali melakukan hal-hal yang berkaitan dengan sebuah tujuan agar “Hidup terasa lebih hidup”. Hal dalam buku ini membuat pembaca berkembang hari demi hari, tahun demi tahun.

    Suka sekali dengan quote “Kebahagiaan bukanlah hal yang datang begitu saja tanpa kita melakukan apapun”.
    It’s true.

    Mari kita temukan kebahagiaan dengan cara yang kita sukai.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s