Tempat Wisata di Tokyo Saat Musim Dingin

Sebagai bagian dari Jepang, Tokyo juga mempunyai 4 musim. Setiap musim mempunyai daya tarik wisata tersendiri, termasuk musim dingin. Tempat wisata di Tokyo saat musim dingin berikut ini menjadi pilihan saya jika berkesempatan berlibur di Tokyo antara Desember-Februari, bulan-bulan di mana Tokyo memasuki musim dingin.

Menikmati Warna-Warni Iluminasi di Jalanan Tokyo

Iluminasi-tokyo
Sumber: Pixabay

Iluminasi sendiri artinya adalah menerangi. Di musim dingin jalan-jalan di Tokyo dihiasi dengan lampu-lampu yang indah yang disebut iluminasi. Menyelusuri jalanan Tokyo di malam hari akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Lampu-lampu yang indah bisa ditemukan di Aoyama, Asakusa, Ginza, Jiyugaoka, Marunouchi, Omotesando, Roppongi, Shinjuku, Shiodome, Yanasen, dan Yurakucho. Menyenangkannya lagi di daerah-daerah itu banyak tempat makan, mall, kafe, museum, juga tempat bersejarah.

Menikmati Mekarnya Bunga-Bunga Aprikot

Tokyo-plum-blossom
Sumber: Pixabay

Kita lebih banyak mengenal sakura sebagai bunga khas Jepang. Saat bunga sakura bermekaran ada tradisi menikmati mekarnya bunga indah itu.

Sebetulnya Jepang juga mempunyai tradisi menikmati mekarnya bunga ume. Jika sakura adalah bunga dari pohon ceri, ume adalah bunga dari pohon aprikot.

Ume bermekaran pada bulan Februari. Selain kelopaknya yang cantik ume juga mempunyai bau yang harum. Untuk menyaksikan ume kamu bisa datang ke taman-taman yang ada di Tokyo seperti Koishikawa Kurakuen Garden, Umeno Park, Kyu Shiba Rikyu Garden, Hanegi Park, dan lainnya.

Taman Tradisional

Hamarikyu-garden
Sumber: Pixabay

Tokyo mempunyai taman tradisional Jepang yang bagus-bagus yang usianya cukup tua:

  • Hamarikyu Garden, dulunya milik keluarga Shogun Tokugawa.
  • Hotel New Otani Japanese Garden, dibangun pada jaman Edo.
  • Imperial Palace East Garden, kalau tidak salah juga dibangun pada jaman Edo.
  • Kiyosumi Garden, dibangun pada 1880an.
  • Koishikawa Kurakuen Garden, dibangun pada jaman Edo.
  • Kyu Shiba Rikyu Garden, dibangun pada jaman Edo.
  • Rikugien Garden, dibangun pada tahun 1700an.
  • Shinjuku Gyoen National Garden, dibangun pada jaman Edo tahun 1772.

Tidak hanya bunga dan pohon, taman-taman tersebut ada yang memiliki air terjun, kolam ikan, rumah teh, restoran, bahkan tempat berburu bebek. Jika kamu ke taman ini di musim dingin, meskipun isi taman tetap sama, pemandangannya akan berbeda dibanding dengan musim-musim lainnya.

Di musim dingin salju tampak menutupi tanah dan rerumputan di sela pepohonan yang hijau. Kolam airnya akan sangat dingin bahkan mungkin permukaannya membeku jadi es. Nikmat sekali menikmati hangatnya teh di rumah teh sambil melihat-lihat pemandangan taman di sekeliling.

Ke Mall/Toko Beli Fukubukuro dan Fukobukuro

Fukubukuro
Sumber: Wikipedia

Fukubukuro atau kantong keberuntungan biasanya dibeli setelah tahun baru mulai tanggal 1. Kita membeli tas yang isinya kita tidak tahu apa. Biasanya barang-barang yang ada di dalam tas harganya sudah didiskon 50% atau lebih.

Harus gerak cepat kalau mau beli fukubukuro karena bisa cepat kehabisan. Isinya tergantung toko di mana kita membelinya. Kalau toko elektronik isinya ya barang elektronik, kalau toko tas isinya tas, kalau toko baju ya isinya baju.

Bagaimana jika kita mendapat barang yang tidak diinginkan? Kita bisa barter dengan sesama pembeli fukubukuro. Seru juga ya belanja kantong misterius ini.

Ada juga toko yang menjual fukobukuro atau kantong ketidakberuntungan. Isinya adalah barang-barang yang tidak diinginkan, mungkin misalnya barang yang dijual tidak laku-laku. Kantong ini biasanya dijual dengan harga yang sangat murah.

Menonton Sumo

Sumber: Pexels

Pada bulan Januari kamu bisa menonton turnamen sumo di Ryogoku Kokugikan Stadium. Tiket menontonnya biasanya dijual sebulan sebelum pertandingan dimulai. Sangat disarankan untuk membeli tiket begitu penjualan dibuka, kalau tidak maka bisa kehabisan.

Di link ini kamu bisa cek kapan pertandingan dimulai dan kapan tiketnya mulai dijual. Untuk membeli tiketnya bisa secara online melalui buysumotickets.com.

Sumo mempunyai 6 divisi dimulai dari jonokuchi, jonidan, sandanme, makushita, juryo, dan yang tertinggi adalah divisi makuuchi. Stadium dibuka mulai jam 08.00 dan pertandingan dimulai pada 08.30 dimana rikishi (pesumo) dari divisi yang rendah, kemungkinan makushita ke bawah, akan bertanding.

Pertandingan divisi juryo dimulai sekitar pukul 14.20 dan divisi makuuchi dimulai sekitar pukul 15.45. Setahu saya pertandingan setiap divisi didahului oleh upacara tertentu.

Pertarungan antar rikishi biasanya berlangsung sebentar, yang lebih lama adalah upacaranya. Namun meski sebentar, pertandingannya seru apalagi bagi kamu yang menyukai beladiri.

Pada pukul 18.00 semua pertandingan usai ditandai dengan upacara penutupan. Kamu tidak harus datang ke stadium mulai jam 8 pagi. Misalnya kalau hanya ingin melihat pertandingan divisi juryo dan makuuchi saja maka kamu bisa datang jam 2 siang.

Itulah wisata di Tokyo pada musim dingin yang saya rekomendasikan. Sebenarnya masih banyak destinasi wisata di Tokyo yang asyik dikunjungi saat musim dingin.

Misalnya museum, Tokyo mempunyai banyak sekali museum yang koleksinya beragam ada seni, transportasi, tekstil, fashion, sejarah, sains, industri, literatur, olahraga, militer, dll. Kamu juga bisa ke Tokyo Disney Resort sebuah komplek yang memiliki Disneyland dan Disney Sea, ke German Village sebuah theme park yang besar, atau ke tempat-tempat lainnya.

Guest post dari Purwanto, penyuka kucing yang ngeblog di Fanicat.com

Cheers,

Jastitahn

Deretan Sakura di Odaiba City!

Pagi-pagi sekali aku dan Amel sudah keluar dari hostel. Kali ini kami mau ke Odaiba City! Odaiba adalah Tokyo’s greatest entertainment area, dengan banyaknya toko, museum, restaurant, dan juga pantai serta taman.

Setibanya disana, karena mungkin masih terlalu pagi, keadaan disana masih sangat sepi. Sehingga cuaca yang dingin semakin membuat kami membeku. Namun enaknya bisa foto bebas tanpa adanya gangguan! 😀
Ohyaa waktu disana kami juga bertemu orang Malaysia yang sedang berlibur kesini, dan kami sempat mengobrol sebentar dengan mereka.

Odaiba City

Rata rata pusat perbelanjaan disini buka pukul 10.00. Jadi kami bisa berkeliling terlebih dahulu di area ini. Foto didepan gedung Fuji TV, Statue of Liberty – yang saat itu sedih banget lagi under construction, rainbow bridge,

dan aku juga menemukan deretan sakura yang sedang mekar loh! Letaknya di samping Aqua City Odaiba, seperti di sebuah trotoar untuk berjalan kaki. Disini pohon sakura bermekaran dengan indahnya. Warna pink sakura seperti menghidupi jalan kecil ini. Tentunya aku dan Amel tidak lupa untuk mengambil moment bersama sakura disini.

Hawa yang dingin yg terasa dan disuguhkan dengan view yang indah disetiap sudut Odaiba city ini jadi membuat kami semakin semangat untuk mengexplore dan berkeliling.

Ohyaa di Odaiba City ini juga terdapat Taco Bell – restoran cepat saji Amerika Serikat yang terinspirasi dari makanan Meksiko, yang dirintis pada 1962 oleh Glen Bell di Downey, California. Jadi kami sudah mencoba duluan sebelum akhirnya Taco Bell membuka gerainya di Jakarta hehe :p

Taco Bell

Aku sangat bersyukur bisa menginjakkan kaki di Odaiba ini – sebagai pusat perbelanjaan yang popular di Tokyo. Bisa melihat kawasan ini, walaupun hanya dengan waktu yang cukup.

Dan aku jadi semakin penasaran dan ga sabar buat mengexplore kota-kota Jepang lainnya! Semoga ada rezekinya lagi yaa suatu saat nanti.


Cheers,

Jastitahn