Ollon Valley, The Hidden Paradise of Toraja

Lembah Ollon – sebuah surga kecil yang tersembunyi di Toraja. Terletak di Desa/ Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Untuk mencapai kesini, diperlukan waktu sekitar 3-4 jam dari kota Makale. Melewati berbagai jalanan ekstrem dengan pemandangan yang sangat luar biasa indahnya. Baca disini mengenai Perjalanan Menuju Lembah Ollon jika kamu belum mengetahuinya 😀

Sesampainya disana, kami berteduh di sebuah Gazebo. Awalnya kami tidak memiliki niat untuk bermalam disini. Namun karena jalanannya yang membuat kami tak mampu untuk kembali lagi di hari yang sama, ditambah lagi dengan adanya pemandangan yang luar biasa, akhirnya kami memutuskan untuk bermalam.

Ollon Valley
Ollon Valley

Untuk pertama kalinya tiba di Gazebo ini, kamu akan takjub dengan apa yang ada didepanmu. Masyaallah… sungguh indahnya! Panorama pemandangan alam dengan perbukitan rapi berwarna hijau, aliran sungai dengan suaranya gemercik indah, beberapa kuda dan sapi yang berkeliaran di area ini, membuat hati ini berdegup kencang, mengucapkan syukur atas alam yang sangat indah ini.

Tak lama kami duduk santai, kemudian ada seorang bapak yang menghampiri kami. Pak Lembang namanya. Beliau lah penggagas pembukaan akses jalan untuk orang luar ke Kampung Ollon ini. Dan beliau cerita banyak mengenai Kampung Ollon ini. Cukup membuatku kagum, dengan semua keadaan yang ada disini.

Mata pencaharian masyarakat disini adalah beternak dan berkebun. Semua ditanam sendiri untuk menjadi bahan makanan sehari-hari. Masyarakat disini hanya sekitar 40KK (Kartu Keluarga). Hampir semua beragama kristen, karena disinipun terdapat satu gereja Toraja yang masih dibawah naungan Kegerejaan Toraja. Dan ada seorang pendeta.

Gereja di Lembah Ollon
Gereja di Lembah Ollon

Sorenya kita bermain ke atas bukit dan juga berkunjung ke sekolahan. Hanya ada sampai sekolah dasar, untuk melanjutkan ke tingkatan yang lebih tinggi lagi, mereka harus berani keluar – untuk bersekolah di kecamatan Buakayu (lokasi terdekat) yang jaraknya bisa 15 – 20 KM.

Pemandangan bukit yang sangat indah yang tak ada habisnya. Benar-benar indah! Menoleh kesana menoleh kesini, bahkan sejauh mata memandang hanyalah bukit hijau rapih ini. Juga kuda dan sapi yang berkeliaran mencari makan dan anjing yang menggonggong. Benar- benar seperti menyatu dengan alam.

Ollon Valley
Ollon Valley

Kami berada di atas bukit sampai sunset tiba. Walaupun hanya melihat langit yang berubah warna menjadi perpaduan ungu, oren, merah. Tapi cukup membuat hati ini tenang seketika. Kemudian kami turun kembali dengan hati-hati.. karena sudah gelap.

Ollon Valley
Sunset di Ollon Valley

Ohyaa di Kampung Ollon ini juga tidak memiliki listrik. Ada sebenarnya, mereka mendapat supply listrik dari solar cell yang merupakan program dari PNPM (kurang tau penjelasannya) namun ada waktu tertentu untuk listrik ini menyala. Sekitar jam 7 – maksimal jam 10 malam listrik menyala. Kemudian lainnya menjadi benar-benar gelap.

Dalam kegelapan inilah… banyak bintang bertaburan dilangit. yang kata teman-temanku ada Milky way! Woww benar-benar indah sekali. Menikmati bintang dilangit ditemani suara gemercik sungai juga angin yang berhembus serta tawa yang memecahkan sunyinya malam. Suatu keindahan yang tidak akan ku lupakan!

Disini kami tidak bisa mengabadikan suasana itu, karena selain gadget kami yang kami juga ga ngerti settingannya haha tapi juga..kadang ada beberapa hal yang tak perlu kamu abadikan dalam sebuah potret foto, hanya perlu dinikmati dan diingat oleh kepala dan hati.

Ollon Valley
Dokumentasi dari @ullamaron

Hari yang benar-benar indah!

Itulah keindahan Lembah Ollon yang bisa kutuliskan disini. Jika kamu berkunjung Toraja suatu hari nanti, pastikan kamu bisa berkunjung ke alam yang menakjubkan ini yaa!

Yuk kita ngetrip bareng 😀

Cheers,

Jastitahn

Perjalanan Menuju Lembah Ollon

Bagi seorang yang suka traveling, hal terpenting sebelum melaksanakan sebuah perjalanan adalah melakukan riset. Riset bisa dimulai dari explore di Instagram, membaca blog yang memuat artikel tentang perjalanan ke tempat yang ingin dituju dan tentunya memperkirakan waktu melalui Google maps.

Pencarian Ollon valley di Google maps ini not found, can’t find a way there. Benar-benar tidak terdeteksi keberadaannya.

Namun karena sudah riset sana sini, kami menemukan jalan untuk bisa ke tempat ini.

Patokan untuk bisa ke Ollon Valley ini adalah Kecamatan Bonggakaredeng. Dari sini, tinggal lurus aja sekitar 500m. Nanti akan ada pertigaan pertama sebelum jembatan besi belok kanan ya! Kemudian setelah kira kira 5 KM, dengan jalanan kecil beraspal, kita akan menemui sebuah warung disebelah kiri yang biasanya dijadikan tempat berkumpul warga. Kalau kalian yang ga sempat membawa bekal makanan, bisa beli snack dan air mineral disini.

Nah dari sini, barulah perjalanan ke wisata Ollon ini dimulai. Ada plang dengan tulisan Wisata Ollon kurang lebih 10KM. Oke let’s go!

Berdasarkan blog-blog yang kita baca, sebenarnya sangat tidak disarankan untuk menggunakan motor matic. Karena jalan yang dilalui itu berbatuan, pasir, tanjakan.. turunan yang rawan sekali. Namun kami benar-benar nekat untuk kesana menggunakan motor matic. Alhamdulillah nya.. motor sewaan kami adalah motor baru dengan kondisi prima. Walaupun begitu, di tengah perjalanan pun karena medan yang ditempuh sangatlah ingin membuat kita angkat tangan hahaha benar benar sangat ekstrem, membuat motor kita mengeluarkan bau kopling. Sempat khawatir beberapa kali, tapi kita yakin “Bisa yuk bisa”. Lebih baik menggunakan motor bebek/ trails untuk kesini atau kalau punya uang berlebih bisa menggunakan Jeep agar aman terkendali.

Ohyaa first of all, thanks bangettt untuk Mas Yan udah hadir di trip kita ke Ollon. Tanpa mas yan, sudah sangat fix para wanita yang terlihat (sok) tangguh ini tidak akan sanggup untuk melakukan perjalanan ini hihi :p

Lembah Ollon
3 Wanita tangguh melewati lembah ollon :p

Bagi warga yang melewati jalanan ini, karena sudah terbiasa sekali.. dan terlihat sangat expert. Mereka bisa dengan mudah dan cepat melewati jalanan ini.

Sepanjang perjalanan 10 KM itu kita akan di suguhi pemandangan yang luar biasa indahnya. Mulai dari perbukitan gunung yang cantik banget, hewan ternak seperti kuda, sapi dan kerbau yang berkeliaran di alam. Dan juga dengan pemandangan yang bikin spot jantung adalah medan yang membuat kalian ga akan bisa lengah sedikitpun.

Jalanan ke Lembah Ollon
Sungai Kecil dalam perjalanan menuju Lembah Ollon

Melewati sungai kecil, hingga akhirnya kita menemukan portal (pintu kayu). Itu tandanya : WELCOME TO KAMPUNG OLLON.

Wowww!! Benar-benar bersyukur, akhirnya sampai dengan selamat.

Sampai di Kampung Ollon

Setelah melewati jalan dengan kondisi yang sangat ‘wow’, ternyata di kaki gunung ini menyimpan kehidupan di dalamnya. Lumayan ramai walaupun tak ada signal ponsel sama sekali.

Sesampainya disini, ada rumah pertama yang membuka warung. Kita langsung saja memarkirkan motor disini, dan memesan mie rebus karena sangat lapar. Sayangnya, di kampung ini tidak ada nasi sama sekali. Karena makanan pokok warga disini adalah nasi jagung. Jadi terpaksalah.. kita menahan lapar tidak makan nasi sampai dengan besok (Duhh kuat gak yaa).

Kemudian setelah beristirahat di warung, berbincang dengan warga disini dan ada wisatawan lain yang berasal dari Sorong. Mereka menggunakan Jeep untuk kesini (Waah betapa enaknyaa tidak perlu mengeluarkan keringat segala macamnya haha) dan mereka  mengapresiasi kita karena bisa sampai disini menggunakan motor matic. (Walaupun faktanya kami sangat terengah-engah bunddd)

Lalu kita berteduh di gazebo, yang katanya memang sengaja dibuat untuk wisatawan yang berkunjung kesini dan juga ada kamar mandi yang airnya cukup jernih.

View dari Gazebo

Perjalanan menuju Kampung Ollon ini menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan olehku. Gokil benar-benar the real adventure – yang membuat spot jantung, dari baju kering – basah sampai kering lagi hahaha

Untuk keindahan ollon yang luar biasa, bisa cek disini post-an ini yaaa Ollon Valley, The Hidden Paradise of Toraja

Cheers,

Jastitahn