Puncak Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat

Semua orang pasti mengetahui keindahan Raja Ampat, baik bawah laut maupun daratan nya. Namun karena faktor jarak dan biaya, masih banyak di antara kita yang masih belum bisa menikmati keindahannya. Termasuk pun aku hehe 😀 It’s okay! ga perlu bersedih, suatu saat aku pastikan akan kesana. Aamiin!

Beberapa waktu lalu, aku traveling ke Sumatera Barat. Yang dimana salah satu diantaranya, aku dan temanku merencanakan untuk berkunjung ke kawasan Mandeh. Menurut info yang ada di sosia media, juga teman-temanku yang asli dari sini, Mandeh disebut-sebut sebagai ‘Raja Ampat-nya’ Sumatera Barat. Kenapa? Karena di sini memiliki pesona yang hampir serupa. Meski tak sebanyak di Raja Ampat, namun keindahannya memang tak kalah bagusnya. 

Puncak Mandeh
Puncak Mandeh

Kawasan Mandeh merupakan perpaduan perbukitan alami dengan keindahan teluk yang dihiasi dengan gugusan pulau – pulau kecil di sekelilingnya. Untuk bisa kesini, kurang lebih jaraknya 56 km dari Kota Padang dan dapat ditempuh menggunakan mobil selama 1,5 jam perjalanan. Aku cukup kagum karena sepanjang perjalanan menuju kesini jalanannya benar-benar bagus!

Puncak Mandeh
Puncak Mandeh

Dari Puncak Mandeh, kita bisa melihat gugusan pulau, seperti Pulau Soetan Kecil, Sironjong besar dan kecil serta Pulau Cubadak dan gradasi warna air laut yang indah. Iya benar, seperti di Raja Ampat panoramanya! Bagus sekali bukan? Aku tidak henti-hentinya mengucapkan syukur ketika berada di Puncak Mandeh ini.

Baca juga: Pulau Kapo-Kapo, Nirwana Tersembunyi di Sumatera Barat

Tidak hanya menikmati keindahan gradasi warna air laut yang indah aja, wisatawan juga bisa mencoba beberapa atraksi permainan, seperti jetsky, banana boat dan donut biar. Ohya kita bisa snorkeling juga di Pulau Cubadak! Dan bisa melakukan cliff jump di Pulau Sironjong Kecil dengan ketinggian 5 hingga 20 meter.

Seru banget! Perjalanan ke kawasan Mandeh ini cukup membuatku puas. Setidaknya, bisa ke pesona yang mirip dengan Raja Ampat, bisa membuat keinginanku sedikit terobati hehe

Semoga nextnya aku bisa ke tempat-tempat indah lainnya di Indonesia. Aamiin.

Cheers,

Jastitahn

Advertisement

Pulau Kapo-Kapo, Nirwana Tersembunyi di Sumatera Barat

Pulau Kapo-kapo adalah sebuah pulau di kawasan Mandeh, Sumatera Barat yang dihuni oleh sejumlah penduduk yang hanya berjumlah 20KK (Kepala Keluarga). Awalnya pulau ini adalah desa nelayan biasa, namun ini menjadi destinasi wisata unggulan di kawasan Mandeh.

Banyak wisatawan yang datang ke sini untuk mencari ketenangan, sekaligus menikmati keindahan pemandangan alam di sekitarnya yang masih begitu asri.

Pulau Kapo-kapo

Mata pencaharian penduduk disini adalah sebagai nelayan, beternak dan berkebun. Waktu kemarin aku kesini, ada seorang ibu yang sedang menjemur buah pinang. Buah pinang ini sebelumnya baru dipanen, kemudian harus dijemur terlebih dahulu untuk setelahnya dijual ke kota. Dan kita pun melihat kerbau-kerbau yang sedang memakan rumput.

Baca juga: Ollon Valley, The Hidden Paradise of Toraja

Rumah penduduk disini terbuat dari kayu yang beratapkan seng. Pulau ini pun bisa terbilang bagus, karena jalanan sebagai tempat kita berpijak adalah rumput hijau rapih, ditambah lagi adanya pohon kelapa yang mengelilinginya.

Rumah Penduduk di Pulau Kapo-kapo

Ohya pantai di di Pulau Kapo-kapo juga sejuk, karena disekitarnya masih banyak pepohonan. Kita bisa menikmati pemandangan didepan kita sambil minum air kelapa. Sungguh nikmatnya!

Pantai di Pulau Kapo-kapo
Pantai di Pulau Kapo-kapo

Aktivitas lainnya yang bisa kita lakukan di pulau ini adalah menginap (karena terdapat beberapa homestay), camping (di sediakan penyewaan tenda di warung), bermain pasir di pantai dan berenang. Cukup lengkap kan?

Salah satu homestay di Pulau Kapo-kapo

Untuk masuk ke pulau ini, kita hanya perlu membayar Rp 5000 dan bebas melakukan apapun disini. Toiletnya juga bersih, airnya cukup banyak, jadi tidak perlu khawatir.

So far, aku menyukai kunjungan tour wisata Mandeh ke Pulau Kapo-kapo ini. Kalau kalian punya kesempatan berkunjung ke Mandeh, bisa datang kesini yaa!

Cara Menuju Pulau Kapo-kapo:

Kamu bisa menyewa kapal dari Dermaga TPI Carocok Tarusan. Penyewaan kapal ini untuk sekaligus Mandeh Tour, yang dimana didalamnya tersedia tujuan ke Pulau Kapo-kapo. Harga satu perahu dikenakan biaya Rp 800.000. Ini hanya kapalnya saja yaa. Jadi untuk masuk ke spot wisata Mande Tour, ataupun makan siang, dan lainnya beda. Nah semakin jumlah kamu banyak, maka pembagiannya akan semakin murah 🙂

Selamat berlibur~

Cheers,

Jastitahn