Seoul, a dream come true

Seoul – the country that has always been on my mind since I was in junior high school.

It was started from liking 2PM – a Korean boyband group with 6 members, they are Taecyeon, Nikhun, JunKay, etc (i’m sorry i’m forgot). For me, I was quite a fan-girl-ing at that time. Like buy their albums, watch the concerts, go to every Korean festival in my city, follow all the activities they do and also find out about Seoul itself. And also for the first time, I watched a K-drama, Boy Over Flowers, which played by Lee Min Ho. His appearance will make women stunned, right? πŸ˜€

So I’m getting more like Seoul whatever it is. And of course I very eager to be able to explore this country. Although I don’t know when it will happen.

My love of the Kpop world finally stopped when I started entering college. My mind are more open, and my desire changed.. changed to the thought β€œI really want to go to Seoul. And I should be able to do it” but then what should I do? I don’t have enough money yet. I started thinking about being able to make some money and save for this.

And unexpectedly, I met my friend, who invited me to teach in a course. This is where I started to make my own money. Almost 3-4 times a week  I have a schedule to teach my student. Of course, tired is being part of the process. Moreover, this work I did while I was running the college.

Finally, this struggle paid off. I was able to set foot in Seoul, in Winter January 2018. It was the first time I could hold snow, and feel the snowfall. I’m so blessed at that time.

Even if it’s only for a short time, and I feel that I’m not satisfied yet. But I can go around Seoul; Nami Island, Petite French, Dongdaemun Plaza, Itaewon, Namsan Tower, Hongdae, etc.

I’m so happy, one of my dreams came true!

Because nothing is impossible. Everything will be possible when we can keep praying and trying. Only time will tell and God will see the process.

From here, my soul of traveling is always turbulent and fiery haha :p. I’ve always loved traveling! Visiting new places, enjoying the culinary, understanding culture, meeting local people makes me very happy. And I will always strive for it, to see and enjoy the nature that God created.

And now, Alhamdulillah.. my bucket list one by one has been reached. But I have to try more and more so that everything can be checked properly πŸ˜€

Thank you to the people who always support me no matter what decision I make. Thanks for not judging something I did.

Do you have a similar dream? Let’s share πŸ™‚

Cheers,

Jastitahn

Tempat Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi di Tanjung Bira

Tanjung Bira adalah salah satu destinasi wisata hits di Sulawesi Selatan yang terkenal dengan keindahan pantainya yang menawan dan sangat dinikmati oleh setiap wisatawan yang berkunjung kesini. Terletak di kabupaten Bulukumba, Tanjung Bira memiliki pantai dengan pasir putih yang lembut dan tone warna airnya yang menyejukkan mata.

Untuk mencapai kesini, kalian bisa menggunakan transportasi umum ataupun merental mobil. Jaraknya kira-kira 200 KM dari Makassar dan ditempuh dengan waktu 4-5 jam. Jika menggunakan transportasi umum, kalian harus pergi ke Terminal Makale terlebih dahulu. Kemudian disana akan ada banyak mobil panther/ avanza yang menawarkan untuk menuju Tanjung Bira. Harganya sebesar Rp 100.000, dengan kalian bisa request akan diturunkan dimana. Atau kalian bisa juga menggunakan Taxi dengan tawaran harga Rp 500.000. Ini contact pa Arief (supir avanza yang saya naiki) yang bisa kalian hubungi jika ingin ke Tanjung Bira 0812-4113-0113

Banyak tempat wisata yang sangat indah disini. Beberapa diantaranya adalah

  • Tebing Apparalang

Sebuah tebing batu yang sangat tinggi dan lebar, untuk menikmati indahnya pantai Apparalang. Melihat pemandangan pantai dari tepi tebing seperti ini memang selalu berhasil memberikan sensasi tersendiri. Objek wisata Pantai Apparalang ini dikelilingi dengan hamparan laut biru yang luas dengan bebatuan yang kokoh. Ditambah deburan ombak yang datang bergantian menghempas tebing memberikan keindahan tersendiri.

  • Tititk Nol KM Sulsel

Seperti namanya, titik nol km, menjadi titik nol wilayah sulawesi selatan. Pemandangan yang disuguhkan cukup menawan. Titik nol ini berada pada pertemuan arus angin barat dan angin timur serta arus laut dari arah Selat Makassar dan dari Laut Flores. Pengunjung bisa bersantai dengan duduk berteduh di bawah pepohonan. Kita juga bisa bebas memilih tempat untuk ber-selfie ria dengan latar belakang lautan maupun pantai dengan gugusan tebing disekitarnya.

Titik Nol KM Sulsel
  • Puncak Pua Janggo

Masih disekitar Pantai Bira, ada sebuah view point dari atas bukit yang bernama Puncak Pua Janggo. Disini kita bisa melihat kawasan Tanjung Bira, dan pulau-pulau disekitarnya.

Me on Puncak Pua Janggo
  • Pantai Bira

Sesuai dengan deksripsi blog blog yang dibaca, Pantai Bira ini memang memiliki eksostisme sendiri. Pasir putih dengan birunya laut yang terlihat berbeda-beda, juga menjadi salah satu spot sunset yang indah.

  • Hoping Island ke Pulau Kambing dan Pulau Liukang Loe

Semua pengunjung harus melalui Pantai Tanjung Bira terlebih dahulu kemudian menyewa speedboat atau perahu untuk menyebrang ke kedua pulau ini. Jaraknya kurang lebih 15 menit jika menggunakan speedboat ke Pulau Kambing dan 10 menit jika ke pulau Liukang Loe. Harga untuk sewa speedboat sendiri untuk ke kedua Pulau ini adalah Rp 450.000. Sudah termasuk snorkeling setnya.

Pulau Kambing

Kedua pulau ini memiliki air yang jernih seperti kristal dan punya keindahan bawah laut yang luar biasa. Sehingga pulau ini banyak dimanfaatkan oleh pengunjung untuk melakukan snorkeling maupun diving. Tapi menurut saya, lebih bagusnya snorkeling di Pulau Kambing – yang akan membuat kamu betah berlama-lama πŸ˜€  

Kalau Dipulau Liukang Loe terdapat tempat penangkaran penyu. Sehingga pengunjung bisa berenang bersama penyu-penyu didalamnya!

Pulau Liukang Loe

Kalian bisa contact kesini jika tertarik untuk menyebrang ke pulau ini – Adeeva Boat 0813-1412-1220

Dari beberapa wisata diatas, yang paling berkesan bagiku ketika melakukan hoping island. Dengan menggunakan speedboat yang melaju sangat cepat tanpa aba aba sama sekali, melawan arus air laut sampai akhirnya melihat keindahan bawah laut yang indah sekali.

Mungkin kalau ada kesempatan untuk pergi ke Sulawesi Selatan lagi, aku akan berlayar ke Pulau Selayar yang katanya jauh lebih indah dan lebih menawan! Semoga bisa terlaksana yaaa hihi

Cheers,

Jastitahn

Ollon Valley, The Hidden Paradise of Toraja

Lembah Ollon – sebuah surga kecil yang tersembunyi di Toraja. Terletak di Desa/ Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Untuk mencapai kesini, diperlukan waktu sekitar 3-4 jam dari kota Makale. Melewati berbagai jalanan ekstrem dengan pemandangan yang sangat luar biasa indahnya. Baca disini mengenai Perjalanan Menuju Lembah Ollon jika kamu belum mengetahuinya πŸ˜€

Sesampainya disana, kami berteduh di sebuah Gazebo. Awalnya kami tidak memiliki niat untuk bermalam disini. Namun karena jalanannya yang membuat kami tak mampu untuk kembali lagi di hari yang sama, ditambah lagi dengan adanya pemandangan yang luar biasa, akhirnya kami memutuskan untuk bermalam.

Ollon Valley

Untuk pertama kalinya tiba di Gazebo ini, kamu akan takjub dengan apa yang ada didepanmu. Masyaallah… sungguh indahnya! Perbukitan rapi berwarna hijau, aliran sungai dengan suaranya gemercik indah, beberapa kuda dan sapi yang berkeliaran di area ini, membuat hati ini berdegup kencang, mengucapkan syukur atas alam yang sangat indah ini.

Tak lama kami duduk santai, kemudian ada seorang bapak yang menghampiri kami. Pak Lembang namanya. Beliau lah penggagas pembukaan akses jalan untuk orang luar ke Kampung Ollon ini. Dan beliau cerita banyak mengenai Kampung Ollon ini. Cukup membuatku kagum, dengan semua keadaan yang ada disini.

Mata pencaharian masyarakat disini adalah beternak dan berkebun. Semua ditanam sendiri untuk menjadi bahan makanan sehari-hari. Masyarakat disini hanya sekitar 40KK (Kartu Keluarga). Hampir semua beragama kristen, karena disinipun terdapat satu gereja Toraja yang masih dibawah naungan Kegerejaan Toraja. Dan ada seorang pendeta.

Sorenya kita bermain ke atas bukit dan juga berkunjung ke sekolahan. Hanya ada sampai sekolah dasar, untuk melanjutkan ke tingkatan yang lebih tinggi lagi, mereka harus berani keluar – untuk bersekolah di kecamatan Buakayu (lokasi terdekat) yang jaraknya bisa 15 – 20 KM.

Pemandangan bukit yang sangat indah yang tak ada habisnya. Benar-benar indah! Menoleh kesana menoleh kesini, bahkan sejauh mata memandang hanyalah bukit hijau rapih ini. Juga kuda dan sapi yang berkeliaran mencari makan dan anjing yang menggonggong. Benar- benar seperti menyatu dengan alam.

Kami berada di atas bukit sampai sunset tiba. Walaupun hanya melihat langit yang berubah warna menjadi perpaduan ungu, oren, merah. Tapi cukup membuat hati ini tenang seketika. Kemudian kami turun kembali dengan hati-hati.. karena sudah gelap.

Sunset di Ollon Valley

Ohyaa di Kampung Ollon ini juga tidak memiliki listrik. Ada sebenarnya, mereka mendapat supply listrik dari solar cell yang merupakan program dari PNPM (kurang tau penjelasannya) namun ada waktu tertentu untuk listrik ini menyala. Sekitar jam 7 – maksimal jam 10 malam listrik menyala. Kemudian lainnya menjadi benar-benar gelap.

Dalam kegelapan inilah… banyak bintang bertaburan dilangit. yang kata teman-temanku ada Milky way! Woww benar-benar indah sekali. Menikmati bintang dilangit ditemani suara gemercik sungai juga angin yang berhembus serta tawa yang memecahkan sunyinya malam. Suatu keindahan yang tidak akan ku lupakan!

Disini kami tidak bisa mengabadikan suasana itu, karena selain gadget kami yang kami juga ga ngerti settingannya haha tapi juga..kadang ada beberapa hal yang tak perlu kamu abadikan dalam sebuah potret foto, hanya perlu dinikmati dan diingat oleh kepala dan hati.

Dokumentasi dari @ullamaron https://www.instagram.com/p/BlDQzSdhcKL/

Hari yang benar-benar indah!

Itulah keindahan Lembah Ollon yang bisa kutuliskan disini. Jika kamu berkunjung Toraja suatu hari nanti, pastikan kamu bisa berkunjung ke alam yang menakjubkan ini yaa!

Yuk kita ngetrip bareng πŸ˜€

Cheers,

Jastitahn