Jembarati – Hidden Resto in Yogyakarta

Resto tersembunyi yang menawarkan view atau berlatar sawah dan Gunung Merapi ini bernama Little Garden, yang dimana resto ini berkolaborasi dengan Rumah Jembarati yang berlokasi di Cangkringan, Yogyakarta.

Jembarati
View Jembarati – Sawah dan Gunung Merapi

Keunggulan dari resto Little Garden ini adalah semua makanan diolah menggunakan bahan-bahan alami. Jadi semua makannya bebas gluten, sehat semua 😀

Waktu nanya ke pelayan resto disana, ternyata resto ini menanam produk sayurannya sendiri loh! Mereka juga bekerja sama dengan petani organik dalam memasok bahan bakunya, jadi rasanya pun akan terjamin dan masih segar.

Suasana resto ini sangat hangat dan bernuansa lawas, seperti sedang berkunjung ke rumah nenek. Ditambah lagi pemandangannya yang bikin adem ketika melihatnya.

Bangunan utama resto ini yaitu berupa area terbuka menghadap alam, yang didominasi dengan perabotan kayu dengan model klasik. Ada tempat tidur yang empuk dengan tumpukan bantal yang sangat nyaman untuk berbaring selagi menunggu makanan yang dihidangkan. Dan juga ada beberapa permainan lawas yang bisa kita mainkan, seperti congklak.

Menu Resto

Uniknya menu tiap bulan yang disajikan di Little Garden ini berbeda-beda loh! Untuk bulan Juni, Little Garden menghidangkan menu pembuka seperti Batagor Bagor – batagor bebas gluten, disajikan dengan potongan timun organik, sambal, jeruk limau, saus kacang mete, dan taburan bawang goreng, Demen Mendoan – tempe lokal organik dengan tepung bebas gluten, disajikan dengan sambal kecap alami dan cabai segar, Lempeng Taco –  taco singkong dengan bumbu nangka, disajikan dengan sayuran hijau, paprika, nanas dan tomat segar.

Sedangkan untuk menu utamanya ada tiga, yaitu Nusantara rice – nasi campur dengan jamur berbumbu bali, disajikan dengan rendang, 2pcs sate dan sambal bawang, Namaste satay – 7pcs sate dari berbagai varian jamur yang segar, disajikan dengan nasi kukus dan fresh salad dan juga javanese noodles – mie goreng jawa spesial yang bebas gluten.

Kalau untuk minumannya sendiri rata-rata itu seperti jamu, seperti kunyit asem dan beras kencur. Untuk minuman lainnya ada lemon tea pot – campuran beberapa teh dan lemon dengan gula batu, kombucha – teh yang difermentasi dengan ekstra buah, wedang rempah – 13 varian rempah disajikan menggunakan sebuah poci. 

Resevasi Terlebih Dulu

Sebelum datang ke resto Little Garden ini, kita harus melakukan reservasi terlebih dahulu via WA 0812-2906-5551 atau kamu bisa email ke littlegarden5b@gmail.com. Bagi tamu yang datang langsung tidak dilayani karena Little Garden hanya menerima kunjungan dengan reservasi.

Setelah melakukan reservasi dan memesan beberapa menu di awal, tamu diharapkan melakukan pembayaran. Dalam sehari resto ini membuka dua sesi, sesi 1 di jam 10.00 – 13.30, dan sesi 2 di jam 14.00 – 17.00. Uniknya lagi resto ini hanya menerima maksimal 17 tamu tiap sesinya. Jadi kita bisa puas menikmati suasana di resto ini.  

Informasi selengkapnya dapat dilihat di Instagram @littlegardenyk yaa!

Cheers,

Jastitahn

Woy Woy Paradise – Penginapan ala Santorini

Siapa yang ga tau Santorini? berada di Yunani – sebuah bangunan bernuansa putih dan biru yang berada di pinggir tebing dengan pemandangan laut yang terkenal dengan keindahannya.

Emmm tp tau gak sih? Sekarang kamu ga perlu jauh-jauh ke Yunani untuk menikmati suasana dan pemandangan tersebut seperti di Santorini. Cukup datang ke Woywoy Paradise, Tanjung Bira – Bulukumba aja! Kira-kira butuh waktu 4-5 jam melalui perjalanan darat dari Makassar, yang jaraknya kurang lebih 200km.

Woy Woy Paradise

Di Woy Woy Paradise ini, hanya tersedia 8 kamar. Tentunya akan selalu ramai jika kita tidak cepat-cepat booking :D. Menurutku kamarnya bersih. Tempat tidurnya type queenbed, bisa juga request extrabed (kalau untuk bertiga). Kamar mandinya cukup luas, airnya bersih tapi gak ada water heater. Tapi buatku, airnya gak begitu dingin kok.

Dikamarnya juga ga disediakan tv, jadi biar kita bisa menikmati suasana disini. Tapi sayangnya sekarang nuansanya sudah tidak putih dan biru lagi, karena sudah di cat ulang dan birunya diganti menjadi kuning 😀 walaupun begitu tetap oke kok!

Sejak tiba disini, hotel ini cukup membuatku terpana. Berada di pinggir tebing dengan pemandangan pantai yang indah sekali serta bangunan yang unik. Fasilitas lain di Woywoy Paradise ini terdapat kolam renang di depan kamar dan ada mini resto yang berbatasan langsung dengan laut. Dan juga ada beberapa spot foto yang kece bangettt!

Selain itu juga, kita bisa menikmati sunrise dari depan kamar atau juga kita bisa menuju ke spot foto yg berada didepan hotel agar lebih dekat dengan matahari yang ingin menampakkan dirinya. Indah banget!

Ohyaa mini resto disini jg instagram-able loh! Seru buat berfoto sekaligus kita bisa menikmati aroma laut dan matahari pagi yang kian menanjak naik.

Kalau untuk breakfastnya seperti pada umumnya yaitu sepiring nasi goreng lengkap dengan telur ceplok dan teh hangat serta buah semangka.

Kamu tertarik untuk liburan ke Tanjung Bira? Jangan lupa untuk menginap disini yaa!
Kamu bisa pesan melalui websitenya atau bisa juga melalui aplikasi booking online lainnya!


Cheers,

Jastitahn

Lava Tour Merapi – Yogyakarta

Lava Tour Merapi adalah sebuah perjalanan/tour menuju sekeliling gunung merapi. Gunung merapi yang terletak di Yogyakarta ini meletus pada 2010 lalu, dengan guncangan yang amat dahsyat, banyak memakan korban jiwa dan membakar semua area yang ada di sekitarnya. Kejadian inilah yang menjadi moment besar bagi masyarakat setempat. Dan juga saat ini, area ini dijadikan tempat wisata sebagai bentuk peringatan ataupun sebagai kenangan agar kejadian ini tidak dilupakan begitu saja.

Untuk melakukan lava tour merapi ini, kita harus menyewa sebuah Jeep. Nanti abangnya akan menawarkan 3 rute, yaitu short trip dengan harga Rp 350.000 (hanya sampai batu alien), medium trip dengan harga Rp 450.000 (hanya sampai Bunker Kaliadem) dan long trip dengan harga Rp 550.000 (Sampai dengan Rumah Mbah Marijan)

  • Museum Sisa Hartaku

Museum ini berisi peninggalan-peninggalan harta waktu meletusnya gunung Merapi. Dari mulai peralatan dapur, elektronik, pakaian, hingga dengan transportasi tersimpan disini. Keadaan sisa harta di museum ini tentunya dalam keadaan rusak, pecah dan berdebu.

  • Batu Alien

Konon katanya, saat terjadinya letusan gunung Merapi, ada batu besar yang terlempar saat erupsi Gunung Merapi. Entah bagaimana (aku kurang mendengar penjelasannya), masyarakat menyebutnya sebagai Batu Alien, yg katanya batu tersebut mirip manusia luar angkasa, memiliki mata, hidung dan mulut dan bagian tepinya. Di lokasi ini, banyak terdapat spot untuk bisa berfoto dengan pemandangan latar gunung merapi.

  • Bunker Kaliadem

Awalnya, bunker ini dibuat sebagai tempat perlindungan masyarakat yang berada di sekitar gunung merapi apabila terjadi bencana sewaktu-waktu. Proses pembuatan bunker ini memakan waktu selama 5 tahun. Namun pada saat kejadian, bunker ini tidak berfungsi dengan baik. Karena panasnya lava yang turun dari gunung merapi kala itu sangatlah panas… sampai membakar bunker ini dan lava turun kedalamnya.

  • Petilasan Mbah Marijan

Seperti yang kita tau, Mbah Marijan adalah juru kunci gunung merapi pada saat itu. Namun Mbah Marijan meninggal dunia karena terkena awan panas yang panasnya mencapai 300 derajat celcius saat kejadian. Di Petilasan ini terdapat barang-barang peninggalan dari Mbah Marijan.

Setelah perjalanan Merapi tour ini, kita diajak untuk mencoba hal yang menantang, yaitu menuju Kali Kuning. Kita melewati sebuah track berpasir dan bebatuan yang memang sepertinya sengaja untuk tour Merapi ini untuk kita merasakan sensasi cipratan air. Dan bisa membuat kita teriak 😀 Seruuu!

Lava Tour Merapi menurutku cukup seru dan menantang! Karena kita bisa mengenang peristiwa meletusnya gunung merapi kala itu dan turut bersimpati atas kejadian yang menimpa di wilayah ini. Semoga kedepannya, kita selalu dilindungi oleh-Nya dan selalu bersyukur atas kehidupan yang kita jalani

Cheers,

Jastitahn