seutas rindu di titik rindu, sebuah cerita didalam segelas kopi

Titik Rindu.

Sebuah coffee shop baru yang cukup ramai pengunjungnya. Aku dan annis memang sengaja untuk datang, karena butuh sedikit bercengkrama dari padatnya rutinitas yang dijalani.

Bahas ini dan itu,
Bahas sekarang dan masa depan,
Bahas apapun yang menjadi keresahan kita,
Bahas impian kita,
Bahas satu per satu tujuan kita,

Tentunya kita memang menemukan keresahan yang kurang lebih sama, yang membuat kita dilema dan sama sama masih mencari solusi yang lain..

Kita adalah seseorang yang pekerja keras, apapun yang kita dapat saat ini adalah hasil perjuangan dari banyaknya penderitaan. Klise emang… tapi perjuangan kita masih panjang untuk impian-impian yang lain.

Kita bukan orang yang suka enaknya aja dan ga mau untuk punya rasa membalas budi orang lain. Pikiran kita sama, sebisa mungkin harus bisa sendiri, karena kita gatau dibalik kebaikan seseorang mungkin ada sesuatu yang diharapkan. Bukan suudzon, tapi alangkah lebih kita berusaha untuk mencegah ketika terjadi hal hal seperti itu.

Banyak cerita yang bikin kita berkata “woww kok bisa yaaa” “ada ada aja dah” “iya relate banget gak sih” “pasti ada sesuatu kaaan kenapa begitu” dan lain sebagainya.

Tapi dari hal itu setidaknya kita tau, bahwa ternyata banyak sifat manusia yang ga pernah kita sangka. Ternyata banyak juga rangkaian kehidupan yang ga selalu berjalan mulus. Ternyata banyak cerita yang sebenernya dipendam di hati untuk dirinya sendiri. dan ternyata banyak harapan yang belum terlaksana karena kondisi.

Sampai kita tersadar, bahwa kita sebenarnya ga perlu pembuktian ke orang lain. Dunia ga perlu kita jadi siapapun, kecuali versi terbaik dari diri kita sendiri.

Versi terbaik.

Gimana?
yang tau adalah diri kita sendiri. Pikirkanlah diri kita sendiri terlebih dahulu. mau apa dan mau bagaimana. Kadang egois untuk kebahagiaan diri sendiri bukanlah hal yang buruk. karena bagaimana mungkin kita membuat orang lain bahagia, sementara kita sendiri hanya pura-pura bahagia?

Last but not least,
Kita bisa karena kita belajar.
Kita sering denger cerita sisi kehidupan orang lain, karena itu kita harus bisa lebih baik.
Kita dengan segala kekurangan kita, lakukan yang terbaik untuk diri kita sendiri πŸ™‚

Kebahagian kecilku

Bandung,

Bagiku kota ini tidak se-spesial seperti yang orang lain katakan. Tapi mungkin ada arti tersendiri…

Ya.. Kakek dan nenek ku tinggal di kota ini. Aku sekeluarga sering banget kesini, kalo diperkirakan bisa datang 3 bulan sekali πŸ˜‚ Fyi, ga begitu sering untuk jalan-jalan ke tempat yang terkini..

Dan setelah delapan bulan ini,
Akhirnya libur panjang kemarin aku dan sekeluarga ke Bandung πŸ₯³πŸ₯³
Kali ini di planning oleh kaka ku yang baru saja punya bayik 4 bulan πŸ˜…

Katanya sih biar staycationnya jauhan dikit hehe
Kami berangkat hari rabu pagi, dan kondisi jalanan yang super macet! Maklum karena liburan panjang selasa – minggu jugaa sih.

Tujuan awal kita adalah ketemu mbah di kacapiring, biar mbah juga ngeliat dede 😊 Mbah ku sudah berumur 83 tahun! Hihi tapi alhamdulillah masih sehat❀ hanya saja pendengarannya yang sudah mulai berkurang.
Setelah itu kami check-in ke mercure bandung city center! Hotel yang cukup bagus dengan pool di lantai 15. Aku sampai tak tahan untuk nyebur kedalamnya dengan view pemandangan kota Bandung. Hmm Bandung memang menenangkan!

Liburan panjang gini, emang membuat kota ini dipenuhi dengan mobil plat B dimana mana πŸ˜‚πŸ˜‚ sampai mobil kamipun terjebak tidak bisa keluar karena terhalang oleh mobil lain didepannya! Akhirnya kami makan malem di angkringan samping hotel, cukup mengenyangkan ditambah aku pesan mie tek tek goreng buat dibawa ke kamar 🍝🀭

Besoknya kita checkout dan sudah merencanakan akan pergi ke The Great Asia Africa yang berlokasi di Lembang. Namun ternyata macet sekali πŸ˜” stuck. Sampai akhirnya kita memutuskan untuk putar balik. Dan makan mie kocok mang nanang di jl.ternate! Juara rasanya 😍
Gatau lagi mau kemana, sambil nunggu checkin hotel kedua, akhirnya kita muter-muter ajaa ke jalan Riau! Ke Babeh, beli kopi toko djawa, ke distro yang hits kala itu (skrng pun mungkin masih), dkk. Setelah itu kita checkin ke Ibis hotel yang depan TSM. Malemnya baru deeeh makan malam di TSM, beli KOI jugaa ο˜‚

Hari terakhir kakakku beli oleh-oleh di pasar kosambi dan prima rasa. Teruss kita pulang deeeh dengan membawa kenangan! Hihi

So far sebenernya perjalanannya biasa aja, tapi karena akhirnya bisa kumpul sekeluarga  full! + mama & eno (keluarga istrinya kakaku) jugaa jd menyenangkan! Jugaaa ada dede jasmine yang bikin kita mau ketawa terus karena tingkah anak bayik yang baru setiap hari

Bersama dede jasmine! Hayoo mirip kan? 😌

Kebahagian itu emang sederhana,
Melihat orang didekat kita tersenyum kita pun bisa ikut merasakan rasa senang dan kehangatan itu.

Semoga kalian sehat selalu yaaa! Dan selalu dalam lindungan-Nya ❀

Rezeki yang ga akan tertukar

Katanya…

Dari yang aku pelajari..
Rezeki ga akan ketuker,
Ga akan salah alamat,
Karena sudah ada yang mengatur dengan sangat indah,

Rezeki itu bentuknya ga hanya materi,
Rezeki juga bentuknya ga selalu yang bisa diukur aja,
Kalau yang aku pahami…
Rezeki itu nikmat yang diberikan oleh-Nya untuk kita hidup di dunia ini,
bentuknya ya bisa macem-macem; bisa dalam bentuk kesehatan, punya sahabat yang baik, punya orang tua, punya kerjaan, masih bisa order gofood setiap hari, masih bisa belanja di shopee, tokped dan lain sebagainya..

Tapi..
Sering gak sih kita mengeluh?
Mengeluh atas keadaan yang terjadi di hidup kita,
Mungkin di usiaku sekarang, yang baru selesai menetas dari dunia perkuliahan, salah satunya ya pekerjaan.

Ada yang sudah kerja, tapi gajinya kecil..
Ada yang sudah kerja, tapi ngerasa stres melulu karena pekerjaannya,
Ada yang belum kerja,
Ada juga yang berbisnis, tp masih belum lancar..
Ada banyak hal yang diusahakan untuk bisa bertahan hidup,

Rezeki yang diberikan ke kita itu adil, tapi ya waktunya saja yang berbeda beda..

Tugas kita adalah berdoa dan tetap berusaha semaksimal mungkin πŸ˜‡

Dan
Selalu berprasangka baik kepada-Nya ❀